MOM'S LIFE

Cuma Minum Susu Saat Sarapan Tapi Punya Asam Lambung, Amankah?

Asri Ediyati Minggu, 03 Feb 2019 - 07.14 WIB
Cuma Minum Susu Saat Sarapan Tapi Punya Asam Lambung, Amankah?/ Foto: shutterstock Cuma Minum Susu Saat Sarapan Tapi Punya Asam Lambung, Amankah?/ Foto: shutterstock
Jakarta - Memiliki asam lambung bukan halangan untuk melakukan diet secara benar. Mungkin Bunda pernah lihat, beberapa orang yang sedang menerapkan diet kebanyakan mengonsumsi susu sebagai pengganti sarapan. Aman nggak sih hal itu dilakukan?

Menanggapi hal ini, ahli gizi Pafitri S.K.M. RD bilang hal itu boleh aja dilakukan. Soalnya, susu memiliki sifat basa yang bisa menetralkan kadar pH yang rendah di lambung.

"Kalau orang sakit lambung itu kadar pH di lambung kan rendah, sehingga ia perlu sesuatu yang menetralkan, susu sifatnya basa. Jadi sangat dianjurkan untuk minum susu saat sarapan," ujar Pafitri saat ditemui HaiBunda usai sebuah acara di bilangan Sudirman, Jakarta Pusat.

Tapi satu yang perlu diingat, Bun. Orang yang memiiki gangguan pada lambungnya harus mengatur jadwal makannya dengan benar. Jadi, jangan melewatkan waktu coffee break atau snack selingan setelah jam sembilan pagi. Pafitri juga menganjurkan untuk tak terlalu banyak makan.

"Untuk orang yang mengalami gangguan pada fungsi lambung dia memang harus makan sering dan tidak boleh juga makannya banyak. Sedikit tapi sering itu nggak boleh dilanggar," kata Pafitri.
Cuma Minum Susu Saat Sarapan Tapi Punya Asam Lambung, Amankah?/ Cuma Minum Susu Saat Sarapan Tapi Punya Asam Lambung, Amankah?/ Foto: Istock


Hmm, kalau asam lambung sudah terlanjur naik? Apa yang sebaiknya dilakukan?

Dilansir detikcom, Bunda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan penetral, selain susu, buah yang tak mengandung asam juga bisa membantu. Contohnya pisang dan pir.

Kedua buah tersebut baik untuk mengatasi asam lambung. Kandugan vitamin dan mineral dalam buah-buahan tersebut juga bisa membantu melindungi lapisan lambung dari kerusakan yang disebabkan peningkatan zat asam.

Lalu, jangan lupa konsumsi sayuran yang direbus karena lebih mudah dicerna. Sayuran yang masuk ke pencernaan hanya akan membutuhkan sedikit asam lambung. Sehingga, lambung nggak akan memproduksi lebih banyak asam.

Jika ingin konsumsi daging, pilih yang rendah lemak seperti ikan dan ayam. Kandungan protein daging ikan dan ayam akan membantu mengurangi asam lambung berlebih. Terakhir, lemak sehat yang berasal dari tumbuhan aman dikonsumsi saat kadar asam lambung sedang naik-naik.

(aci/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi