HaiBunda

MOM'S LIFE

Perselingkuhan Lebih Rentan Terjadi Saat Hubungan Pasutri Buruk?

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Rabu, 26 Sep 2018 09:06 WIB
Perselingkuhan Lebih Rentan Terjadi Saat Hubungan Pasutri Buruk?/Foto: Istock
Jakarta - Masalah dalam rumah tangga bermacam-macam, salah satunya perselingkuhan. Nah, apakah perselingkuhan lebih rentan terjadi ketika hubungan suami dan istri buruk?

Menurut Deny Hen MM CLC, founder 'Pembelajar Hidup' sekaligus life and marriage coach, hubungan suami istri yang buruk bisa terjadi ketika satu pihak merasa ada masalah dan ingin menyelesaikannya dengan cepat. Sedangkan, pasangan merasa semua baik-baik saja alias nggak ada masalah. Selain itu, hubungan buruk antara suami istri bisa terjadi ketika keduanya mulai merenggang.

"Kalau hubungan kita baik, kesalahan kecil pun ditoleransi. Kita contohkan pulpen, saat pulpen kita dipinjam sama teman kita dan dia lupa balikin kita merasa ya udahlah buat dia aja," tutur Deny dalam Peluncuran dan Bincang Buku 'The Great Marriage' di Gramedia Central Park, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.


Perselingkuhan Lebih Rentan Terjadi Saat Hubungan Pasutri Buruk?/ Foto: thinkstock

Tapi kalau hubungan kita tidak baik dengan pasangan, maka apapun jadi masalah. Ditambah, belakangan ini banyak terjadi kasus perselingkuhan yang membuat rumah tangga makin runyam. Dalam kasus ini, Deny mengatakan saat ada perselingkuhan dalam sebuah rumah tangga, biasanya itu tak muncul atau berdiri sendiri. Pasti ada masalah yang mendasari terutama hubungan si suami dan istri.

"Bisa karena nggak puas satu sama lain atau merasa bosan dengan pasangan dan lain-lain. Maka itu, masalah ini sebenarnya bisa kok dicegah dari awal. Makanya ketika hubungan dirasa memburuk harus cepat diatasi, jangan tunggu efek-efek negatifnya dulu baru diselesain," tambah Deny.

Kata psikolog klinis dewasa dari Psychological Service Centre and Laboratory Bina Nusantara University Pingkan Rumondor, pada prinsipnya perselingkuhan bisa terjadi karena nggak terpenuhinya kebutuhan dan standar atau dengan kata lain kepuasan hubungan buat si pasutri. Terus, perselingkuhan bisa terjadi karena kurangnya investasi (apa yang udah dilakukan seseorang untuk pasangan) dalam hubungan dan tingginya kualitas alternatif (pilihan lain yang lebih 'menarik' untuk seseorang).

"Untuk itu, kita bisa menjaga komitmen dengan menyediakan waktu untuk mendengarkan dan mengamati kebutuhan pasangan terus berusaha untuk memenuhinya. Jangan segan untuk sesekali berkorban untuk pasangan, misal membelikan hadiah yang cukup mahal, 'mengorbankan' weekend atau cuti untuk menghabiskan waktu dengan pasangan," kata Pingkan.

Namun jika perselingkuhan sudah terlanjur muncul dalam rumah tangga, jangan langsung ambil jalan cerai, Bun. Deny berkata, jangan kehilangan harapan dan mulai coba dari bicarakan masalah ini ke pasangan.

"Coba katakan ke pasangan contohnya, 'Saya sakit hati karena kamu selingkuh, karena saya butuh kamu memilih saya sebagai satu-satunya pasangan kamu'. Ya, sebenarnya, pasangan kita sadar bahwa kita butuh itu tapi kalau terus menerus berargumen soal masalahnya, yang ada nggak akan selesai. Karena itu perlu adanya salah satu yang bicara 'halus' dan mengalah," papar Deny.

(aml/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cinta Laura Lahir 17 Agustus, Intip Potretnya yang Anggun dengan Kebaya hingga Batik

Mom's Life Arina Yulistara

100 Ucapan Kemerdekaan HUT RI ke-81 untuk 17 Agustus 2026 Lengkap, Singkat hingga Bahasa Inggris

Mom's Life Azhar Hanifah

150 Nama Bayi Terinspirasi Safir dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Urutan Kelahiran Anak Ternyata Bisa Ungkap Love Language Menurut Psikolog

Parenting Asri Ediyati

Bukan Cuma Hormon, Kepribadian Ibu Hamil Ternyata Bisa Pengaruhi Jenis Ngidam

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terungkap Batas Usia Hidup Manusia Berdasarkan Studi Terbaru, Ternyata...

150 Nama Bayi Terinspirasi Safir dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Cinta Laura Lahir 17 Agustus, Intip Potretnya yang Anggun dengan Kebaya hingga Batik

Bukan Cuma Hormon, Kepribadian Ibu Hamil Ternyata Bisa Pengaruhi Jenis Ngidam

Urutan Kelahiran Anak Ternyata Bisa Ungkap Love Language Menurut Psikolog

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK