moms-life

Sosok Istri Tercinta di Mata Ustaz Maulana: Wanita Soleha

Amelia Sewaka Senin, 21 Jan 2019 15:05 WIB
Sosok Istri Tercinta di Mata Ustaz Maulana: Wanita Soleha caption
Jakarta - Rasa duka masih menyelimuti Ustaz Maulana selepas kepergian sang istri, Nuraliyah Ibnu Hajar. Sang istri meninggal dunia pada Minggu (20/1/2019) karena mengidap kanker usus, yang sudah menjalar ke bagian hati, liver, dan paru. Di mata ustaz yang selalu ceria ini, sang istri adalah sosok yang soleha.

"Saya beruntung memiliki istri seperti dirinya yang telah memberikan saya anak, dia sosok wanita soleha. Dari Siti Hajar, Aisyah ya semua sifat-sifat wanita soleh ada di beliau. Saya bisa seperti ini juga karena doa dan dukungannya," kata Ustaz Maulana, seperti dilansir Insertlive.

Salutnya, dikatakan Ustaz Maulana, tak sedikit pun sang istri mengeluh atas penyakitnya, malah awalnya Nuraliyah tak tak mau di opearasi. Namun, karena dipaksa oleh sang kakak, akhirnya datanglah ke rumah sakit dan dari situ baru ketahuan kalau sang istri mengidap kanker usus.


"Sebenarnya, dari Ramadan kemarin memang sudah sakit. Setelah dipaksa ke rumah sakit rekomendasi kakak saya di Makasar, baru ketahuan di situ kanker ususnya. Karena dekat anus, jadi solusi terbaik adalah membuat jalur pembuangan kotoran lain tapi beliau nggak mau, saya pun nggak memaksa," imbuh Ustaz Maulana.


Sosok Istri Tercinta di Mata Ustaz Maulana: Wanita SolehaFoto: Muhammad Taufiqqurahman/detikHOT
Sebenarya, Ustaz Maulana sudah berencana melakukan pengobatan tanpa operasi di Penang, Malaysia, untuk kesembuhan sang istri. Bahkan, Ustaz Maulana rela putar haluan yang tadinya harus menghadiri acara di Sulawesi Selatan, memilih untuk menemani sang istri berobat. Namun, Tuhan berkata lain, sebelum sempat berobat, Nuraliyah sudah dipanggil lebih dulu oleh Yang Maha Kuasa.

"Niatnya, hari Senin ini setelah subuh kita berangkat ke Penang, Malaysia. Semua tiket, hotel, guide dan janji dengan dokter sudah siap. Tapi, Allah berencana lain, lebih mencintai istri saya dan menyembuhkan sakitnya," kata ayah tiga anak ini.

Ustaz Maulana mengakui, kalau dia memang sempat diberi 'tanda' mimpi dari kedatangan sang istri ke apartemennya di Jakarta. Dikatakan Ustaz Maulana, sang istri datang dengan baju putih seperti tampak sehat dan cantik sekali, padahal dirinya sedang tertidur.

"Sebenarnya, saya sudah siapkan kuburan bersama saya nanti di suatu tempat, tapi saya tak otoriter. Saya melihat kebutuhan keluarga dan mereka minta yang lebih dekat. Kebetulan yang dekat itu adalah kuburan ibu saya," tambah Ustaz Maulana, seraya memastikan jasad sang istri dimakamkan hari ini, di samping makam ibunda tercinta.

Ketika seseorang kehilangan pasangan hidupnya seperti Ustaz Maulana, menurut psikolog anak, remaja, dan keluarga dari Tiga Generasi Samanta Ananta, perlu ada dukungan emosional penuh dari keluarga dekat, kerabat, sahabat dan lingkungan sekitar rumahnya.

"Dukungan emosional seperti tidak membicarakan bagaimana proses meninggalnya pasangan, melainkan memberikan semangat agar dia bangkit dari rasa kesedihannya," tambah Samanta.

Kalau seorang suami menunjukkan emosi kesedihan atau amarah yang dirasakan akibat kehilangan istri secara mendadak, kata Samanta, orang-orang terdekat bisa memberi waktu untuk suami menenangkan diri sambil memberi perhatian penuh. Contohnya, mengunjunginya dan menyiapkan makan atau mengajaknya membicarakan hal-hal ringan yang bisa membuat dia terhibur.


(aml/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi