mom-life

Pengalaman Tak Terduga Tarra Budiman Setelah Jadi Ayah Baru

Annisa Karnesyia Selasa, 12 Feb 2019 21:00 WIB
Pengalaman Tak Terduga Tarra Budiman Setelah Jadi Ayah Baru
Jakarta - Kebahagian Tarra Budiman terasa makin lengkap dengan kehadiran anak pertamanya. Bayi yang lahir pada 28 Desember 2018 itu diberi nama Kalea Jada Agyra.

Meskipun kurang tidur karena banyak begadang, Tarra mengaku lebih termotivasi menjalani hidupnya. Rasa lelah Tarra terbayar, Bun, ketika melihat si kecil Kalea setibanya di rumah.

"Bedanya sekarang pulang itu ada yang nungguin, pengennya cepet-cepet pulang, lebih ada motivasi lagi ketika bekerja," ungkapnya saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu, dikutip dari InsertLive.


Ia juga mengungkapkan perkembangan motorik anaknya yang sudah berusia lebih dari sebulan itu. Hingga saat ini, Kalea diceritakan sudah semakin aktif bergerak lho, Bun. Pasti sebagai orang tua, Tarra dan Gya Sadiqaa, senang banget ya melihatnya.

"Sekarang udah bisa gerak-gerakin kepalanya kemana-mana, udah bisa ngebalik badannya," ujarnya.

Tarra pun mengaku sering terbangun tengah malam dan membantu istri mengganti popok sang bayi. "Kalo ganti pempers ketika malem iya (bantu)," ungkapnya.

Menjadi seorang ayah baru memang banyak memberikan pengalaman seru nih, Bun. Pengalaman baru itu ternyata bisa menciptakan banyak manfaat buat orang tua baru seperti Tarra.

Dikutip dari Telegraph, seorang ayah mungkin akan sering terbangun dari tidur karena tangisan anaknya. Tapi, banyak penelitian menunjukkan bahwa itu justru dapat membantu untuk mencegah berkembangnya kondisi stres, depresi, serta membantu menumbuhkan sikap kepedulian pada ayah.
Menurut studi yang dilakukan oleh America's National Institute of Mental Health, seorang ayah yang memiliki hubungan baik dengan keluarga dan ikatan positif dengan anak dapat meningkatkan kesehatan fisik dan psikologis.

"Sifat kebapakan juga dapat memberikan dampak pada kesehatan. Tidak hanya mengilhami pria untuk merawat diri sendiri secara fisik tapi juga dapat menciptakan perasaan tulus yang juga dapat mambantu kesehatan psikologis," kata Dr.Marcus Goldman, penulis buku The Joy of Fatherhood.

Menjadi ayah pasti saat yang paling membahagiakan ya, Bun. Nah, ternyata perasaan bahagia itu juga dapat memberikan efek psikologis bagi ayah, yaitu bisa meningkatkan kepuasan dan kinerja kerja lho, Bun.

Nah, kini saatnya Bunda membantu suami agar makin dekat dengan anak-anak. Selamat mencoba!
(ank/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi