mom-life

Sosok Roy Marten di Mata Putranya, Gading Marten

Annisa Karnesyia Senin, 18 Feb 2019 17:02 WIB
Sosok Roy Marten di Mata Putranya, Gading Marten
Jakarta - Gading Marten baru saja bercerai dari Gisella Anastasia dan menjalani hudup barunya sebagai single dad. Selain perceraian, Gading mengakui dia pernah melewati masa berat lain dalam hidupnya, Bun.

Dilansir detikcom, Gading mengungkap beratnya menjalani kehidupan saat sang ayah, aktor senior Roy Marten dipenjara akibat penyalahgunaan narkoba.

"Rasanya hancur saat bokap masuk penjara karena narkoba," kata Gading Marten saat ngobrol bareng dengan Raffi Ahmad.


"Roy Marten adalah sosok yang bisa buat gue jadi seperti sekarang dengan segala kelebihan dan kekurangannya," lanjut Gading.


Membangun hubungan yang dekat antara anak laki-laki dan ayah seperti Gading Marten dan Roy Marten memang tidak mudah ya, Bun. Biasanya kan anak laki-laki cenderung dekat dengan ibu.

Wayne Parker, penulis buku Power Dad: The Ten Basic Principles Successful Fathers Use to Raise Responsible and Happy Children mengatakan, hubungan ayah dan anak laki-laki bersifat kompleks. Ayah dan anak yang punya minat berbeda akan sulit berkomunikasi.

"Kadang-kadang hubungan itu semakin diperparah karena keduanya menginginkan hubungan yang lebih baik lagi tapi tidak ada yang tahu cara melakukannya," ujar Parker, dikutip dari Very Well Family.


Nah, Parker punya tips nih, buat memperkuat hubungan ayah dan anak laki-laki. Yuk, simak Bun.

1. Mengetahui jika anak laki-laki tumbuh dipengaruhi oleh ayah
Saat kecil, anak laki-laki akan mengikuti dan belajar menjadi seorang seorang pria dari ayah. Sehingga ayah harus memberi contoh sebagai pria yang penuh kasih pada kelurga. Penting diingat, inilah yang akan membantu membentuk karakter anak kelak.

2. Mengembangkan minat yang sama
"Ketika anak laki-laki menghabiskan waktu bersama sang ayah dengan melakukan sesuatu yang mereka nikmati dan minati, hubungan baik akan tumbuh," ujar Parker. Mungkin ini ya, Bun, alasan kenapa Gading dan ayahnya dekat, keduanya memiliki minat sama di bidang akting.

3. Jangan takut untuk bermain 'liar' dengan anak
Terkadang anak laki-laki suka main dengan menggunakan fisik. Nah, ayah bisa ikutan main juga karena itu bisa membangun ikatan dengan anak sambil menjaga keamanannya ya, Bun.

4. Buat rencana yang besar.
Rencana besar itu seperti memperbaiki mesin mobil bersama atau membangun sesuatu yang dilakukan bersama-sama. Apapun itu, yang penting dapat membuat kenangan dan membangun ikatan kedekatan.

5. Sering ikut kegiatan ayah dan anak
Ada banyak hal yang bisa dilakukan ayah dan anak laki-lakinya untuk menjadi dekat. Seperti melalui kegiatan 'pria' yang mambantu anak jadi lebih berani. Misalnya, berkemah, naik gunung atau memancing bersama.

Tapi yang paling penting, ayah harus sering memberi waktu khusus untuk sering berbicara dan jadi pendengar yang baik buat anak laki-laki ya. Dengan begitu, akan tercipta hubungan baik antara ayah dan jagoannya.

[Gambas:Video 20detik]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi