mom-life

Keinginan Juliana Moechtar Nyanyikan Lagu Ciptaan Almarhum Suami

Yuni Ayu Amida Kamis, 07 Mar 2019 17:30 WIB
Keinginan Juliana Moechtar Nyanyikan Lagu Ciptaan Almarhum Suami
Jakarta - Duka ditinggal suami memang masih berat dirasakan Juliana Moechtar. Namun, istri Herman 'Seventeen' ini tidak mau larut dalam kesedihan. Ia berniat menjadi penyanyi dan membawakan lagu-lagu ciptaan almarhum sang suami.

Ibu dua anak ini bercerita tentang projek lagu tersebut bersama manajer dan beberapa rekan lainnya. Lagu yang akan dia nyanyikan tersimpan dalam laptop milik Herman. Awalnya, Juliana hanya ingin mengambil rekaman suaranya yang ada di laptop tersebut, namun ketika dibuka, ada banyak lagu yang almarhum tinggalkan.


"Di situ ternyata ada lima lagu, malah udah persiapan buat next album Seventeen. Pas kita dengar itu nangis semua, bagus-bagus banget. Malah ada beberapa lagu yang udah di-take vokal sama Ifan (vokalis Seventeen) sendiri," kata wanita 29 tahun ini.


Ia menuturkan, lagu tersebut bercerita tentang kerinduan, kesedihan, yang pastinya menyayat hati. Rencananya, Juliana akan bekerja sama dengan record label Nagaswara, yang pemiliknya tak lain sahabat almarhum sang suami.

"Tiba-tiba aku bilang, Pak, Uli mau nyanyi. Katanya, ke kantorlah kita bicarain. Ternyata disetujuin karena lagunya bagus," ungkap finalis Putri Indonesia 2010 perwakilan Aceh.

Lalu, muncul pula ide berduet dengan Ifan 'Seventeen'. Juliana pun melontarkan niatnya pada vokalis Seventeen ini. Bak gayung bersambut, satu-satunya personel Seventeen yang selamat dari bencana tsunami Banten itu pun membantu lancarkan niat Juliana.

"Aku bilang, aku mau nyanyi. 'Yuk nyanyi sama aku', kata Kak Ifan. Sebelum beredar gosip-gosip yang ada, kita udah ngomong secara keluarga," cerita Juliana.

Keinginan Juliana Moechtar Nyanyikan Lagu Ciptaan Almarhum SuamiFoto: instagram

Terkait gosip yang saat ini beredar, tentang kedekatannya dengan Ifan, Juliana pun angkat bicara. Ia membantah ada hubungan spesial antara mereka karena sudah seperti keluarga.

"Memang harus diklarifikasi, Kak Ifan sendiri caleg, aku enggak mau dia terganggu karena memang pada dasarnya enggak ada. Kita ini dari awal memang satu keluarga. Waktu aku baru dekat sama almarhum, dia tahu gimana proses aku sama almarhum," tegas wanita kelahiran Aceh ini.

"Kita ini yang ditinggal Li, enggak ada lagi kecuali kita, mungkin Allah menakdirkan aku selamat ini buat jaga kalian semua. Bukan aku aja, istri Kak Andi, Kak Bani. Berarti, aku ini ditinggal buat kalian semua, buat anak-anak, itu Kak Ifan ngomong sendiri," sambungnya.

Kehilangan suami seperti yang dirasakan Juliana ini pastinya menyakitkan, Bun. Namun sebagai seorang ibu, dia harus tetap melanjutkan kehidupan terutama untuk kedua putranya, Hafuza Dhamiri Herman (6) dan Hisyam Quraisy Herman (5).

Menurut Kristin A. Meekhof, penulis buku A Widow's Guide to Healing, saat kehilangan pasangan akan muncul ketakutan yang sangat besar yang bisa menyebabkan pembatasan pikiran dan perilaku kita.


"Ketika kita hidup dengan pandangan terbatas, itu seperti bernapas dengan satu paru-paru, kita tidak dapat mengembangkan napas dengan baik," jelas Meekhof, seperti dilansir Psychology Today.

Itu sebabnya, Meekhof menegaskan, membuka diri perlu dilakukan. Selain membuka diri, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan luka dari kehilangan, yakni fokus pada tujuan ke depan, berdamai dengan keadaan, temukan teman berbagi, serta belajar bersyukur.

Bunda, simak juga penuturan lengkap Juliana Moechtar tentang keinginan menyanyikan lagu almarhum suami, serta rencana duet bersama Ifan 'Seventeen', dalam tayangan video berikut:

[Gambas:Video 20detik]

(yun)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi