HaiBunda

MOM'S LIFE

Belajar dari Cerita Tsania Marwa, Minimalkan Dampak Cerai pada Anak

Maya Sofia   |   HaiBunda

Rabu, 20 Mar 2019 12:29 WIB
Tsania Marwa/ Foto: Hanif Hawari/detikHOT
Jakarta - Pertikaian antara mantan suami istri Tsania Marwa dan Atalarik Syah kembali menyita perhatian publik akhir-akhir ini. Setelah resmi bercerai pada 2017 lalu, keduanya masih meributkan soal hak asuh anak.

Terbaru, Tsania mengaku dilarang masuk ke rumah sang mantan suami untuk bertemu kedua buah hatinya. Namun, hal ini dibantah oleh Atalarik beberapa hari sebelumnya.


"Dari awal saya sudah bilang saya tidak pernah melarang dia untuk datang ke rumah ketemu dengan anak-anak," ujar Atalarik dilansir InsertLive.


Tsania mengaku terakhir kali bertemu dengan anak sulungnya pada Rabu (13/3/2019). Pertemuan keduanya berlangsung di sekolah sang putra di Bogor.

Tsania mengakui, baik ia dan sang anak sama-sama berada di fase shock saat bertemu. Responsnya lebih kepada perasaan mimpi atau nyata. Namun yang pasti, pertemuan tersebut membuat semangatnya yang semula drop kini bangkit lagi.

Tsania Marwa/ Foto: InsertLive
"Dia enggak banyak ngomong, saya juga sibuk peluk dan cium saja. Yang penting dia masih panggil saya Umi, itu buat saya udah melegakan banget, dan saya tanya masih sayang enggak sama Umi, dia bilang masih sayang," tutur ibu dua anak ini, sambil berurai air mata.

Seperti dilansir Very Well Family, perceraian orang tua berdampak lebih besar pada anak. Bahkan, efeknya bisa terjadi dalam jangka panjang hingga anak dewasa.

Selain memengaruhi psikologis anak, perceraian orang tua juga bisa berpengaruh pada performa akademis anak di sekolah. Oleh karena itu, dalam hal ini orang tua berperan besar dalam mengurangi dampak perceraian pada anak mereka.


Orang tua yang tengah menjalani proses perceraian bisa mencoba enam cara berikut ini untuk meminimalisasi dampak perceraian pada anak:

1. Akur saat bekerja sama menjalankan peran sebagai orang tua
2. Tidak memaksa anak memilih hendak ikut ayah atau ibunya
3. Menjaga hubungan yang sehat dengan anak
4. Menaruh perhatian lebih besar pada kegiatan anak dan lingkungan mereka
5. Bantu anak dengan membuat mereka merasa lebih aman
6. Orang tua bisa mencari bantuan tenaga kesehatan profesional untuk mengurangi stres pascaperceraian yang dialami.

[Gambas:Video 20detik]

(som/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ratu Rania Bagikan Kabar Bahagia, Putri Iman dari Yordania Hamil Anak Kedua

Kehamilan Amrikh Palupi

Kapan Anak Disebut Kelebihan Screen Time? Ini Batas Waktu yang Perlu Diketahui Orang Tua

Parenting Annisya Asri Diarta

Cara Mengenali Orang yang Sulit Berkata Jujur dari Kalimat yang Sering Diucapkan

Mom's Life Amira Salsabila

Anak Bilang "Aku Tidak Bisa"? Psikolog Minta Orang Tua Hindari Mengucapkan Kalimat Ini

Parenting Annisa Karnesyia

Harga Tabung Bright Gas 5,5 Kg Turun Jadi Rp103.000, Efektif per 14 Juli 2026

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

3 Cara Membuat Kremesan Ayam Goreng yang Renyah & Kriuknya Tahan Lama

Kapan Anak Disebut Kelebihan Screen Time? Ini Batas Waktu yang Perlu Diketahui Orang Tua

Ratu Rania Bagikan Kabar Bahagia, Putri Iman dari Yordania Hamil Anak Kedua

Cara Mengenali Orang yang Sulit Berkata Jujur dari Kalimat yang Sering Diucapkan

Raja Felipe VI Rayakan Spanyol Lolos ke Final Piala Dunia bersama Kedua Putri Kerajaan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK