moms-life

Cerita Alice Norin Ingin Jadikan Anak Seperti Sahabat

Yuni Ayu Amida Senin, 25 Mar 2019 09:33 WIB
Cerita Alice Norin Ingin Jadikan Anak Seperti Sahabat
Jakarta - Putri kecil Alice Norin, Alita Naora Lawi, sedang lucu-lucunya, Bun. Diakui Alice Norin, putrinya yang baru dua tahun sudah bisa berdandan.

"Dia sudah mulai ngerti sih, pokoknya kalau dandan dia ikut dandan, make up aku udah banyak yang hancur, tapi enggak apa-apa lucu. Misal dia udah dandan, nunjuk ke tas, jadi kayak siap-siap mau pergi," kata Alice Norin, dikutip dari InsertLive.


Istri dari Alvin Yudhapatria ini mengaku bahagia dengan tumbuh kembang putrinya. Menurut pemilik label fashion 8wood ini, kelak ketika sang putri sudah beranjak besar, dia bisa jadi sahabat.


"Seru, pasti kita bisa jadi deket banget, karena kan sesama cewek. Nantinya apalagi kalau udah bisa curhat-curhatan, udah bisa ngobrol, udah bisa jadi best friend lah," terang wanita 31 tahun ini.

Kata Alice, keseruan memiliki anak perempuan itu karena bisa diajak dandan bersama, bisa berdiskusi soal wanita, bahkan 'me time' bareng ke salon. He-he-he.

"Jadi, kebayangnya dekat sesama cewek aja gitu, best friend. Nyalon bareng, enggak mungkin kan nyalon sama cowok," terang wanita kelahiran Norwegia ini.

Menjadikan seorang anak seperti sahabat itu ide baik lho, Bun. Seperti dikatakan psikolog Ayoe Sutomo, anak mulai menginjak remaja ketika usia 10 tahun. Hanya saja, itu baru masa remaja awal.

Nah, biasanya anak akan banyak mengalami masalah-masalah pubertas di usia 13 - 15 tahun. Kata Ayoe, baiknya orang tua enggak melewatkan masa-masa krusial yang dialami anak di masa remaja ini.

Itu sebabnya, orang tua perlu dekat dengan anak, salah satunya dengan berusaha menjadi teman baiknya. Bisa dengan mendengarkan ceritanya tentang apapun yang dia alami di sekolah, atau di lingkungan teman-temannya.

Mungkin juga dengan meminta pendapat anak ketika Bunda dan Ayah akan membuat keputusan. Dengan begini, anak akan merasa keberadaan mereka berarti.

Selain itu, untuk bisa dekat dengan anak, orang tua juga mesti paham kondisi mereka. Hal pertama yang perlu dilakukan orang tua saat anak beranjak remaja adalah memahami bahwa masa remaja merupakan masa 'badai' atau banyak tantangan untuk anak.


Pahami juga ya perubahan mood remaja. Ketika terjadi perubahan emosi, Bunda dan Ayah sudah bisa memaklumi kondisi tersebut.

"Kalau anaknya moody, kemudian marah-marah mulu, pahami bahwa itu adalah perubahan hormon yang terjadi. Jadi, kondisi itu tidak sepenuhnya salah anak," ujar Ayoe.

[Gambas:Video 20detik]

(yun)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi