mom-life

Ungkapan Rindu Pangeran Harry pada Putri Diana Usai Anaknya Lahir

Asri Ediyati Senin, 13 May 2019 13:30 WIB
Ungkapan Rindu Pangeran Harry pada Putri Diana Usai Anaknya Lahir
Jakarta - Baru-baru ini Pangeran Harry menyambut anak pertamanya bersama Meghan Markle, Archie Harrison Mountbatten-Windsor. Berselang tiga hari dari kelahiran Archie, Harry bertandang ke Belanda. Ia menghadiri acara perhitungan mundur resmi menuju Invictus Games di Den Haag tahun depan.

Selama bersepeda di sekitar taman, Harry berbagi cerita dengan Dennis van der Stroon, seorang mantan prajurit yang akan bertanding untuk tim Invictus Belanda.


Dennis mengungkap percakapannya dengan Harry yang luar biasa dan emosional. Dennis mengatakan Harry bercerita tentang putranya yang baru dan berbicara tentang bagaimana menjadi seorang ayah mengingatkannya pada almarhum ibunya.


"Pada saat tertentu, kami baru saja terhubung. Kami berbicara tentang bagaimana istri saya, Mireille, hamil 20 minggu dengan anak pertama kami dan dia memberi tahu saya betapa istimewanya putranya yang baru lahir," kata Dennis dikutip dari People.

Kemudian, Harry berbicara tentang bagaimana memiliki anak adalah fokus dan tujuan barunya. Tak lama membicarakan anak, Dennis melanjutkan obrolan tentang bagaimana beberapa bulan yang lalu, ia berjuang dengan kesehatan mental di saat istri hamil.
Ungkapan Rindu Pangeran Harry pada Putri Diana Usai Anaknya LahirFoto: Instagram @sussexroyal
"Saya memberi tahu Harry tentang ibu saya dan kami berbicara tentang pengalaman kami bersama kehilangan seorang ibu, Dia mengatakan kehilangan seorang ibu sama halnya dengan kehilangan semacam keamanan, betapa kita membutuhkannya sebagai seorang putra dan keamanan itu hilang ketika kita kehilangan ibu," tutur Dennis.

Dennis melanjutkan, namun Harry merasa tak sendirian lagi karena ia telah bertemu dengan banyak orang yang juga mengalami hal serupa.

"Ia juga bercerita kehadiran anaknya membuat keajaiban, membuat banyak orang bahagia. Harry juga mengatakan kepada saya bahwa dia sangat senang bahwa putranya sejauh ini sangat tenang (tak rewel)" kata Dennis.


Bicara tentang kesedihan anak, menurut psikiater dr.Nikole Benders-Hadi, dalam kasus kematian orang tua yang tidak terduga, seperti penyakit akut atau kecelakaan traumatis, membuat anak-anak maupun orang dewasa berada dalam tahap penolakan dan kemarahan dari kehilangan tersebut.

"Soal perbedaan kesedihan kehilangan ayah maupun ibu, itu tergantung pada kedekatan sang anak dengan orang tuanya," ujar Benders-Hadi, dikutip dari Fatherly.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi