mom-life

Cerita Nia Ramadhani Tentang Pernikahan dan Cara Mendidik Anak

Ratih Wulan Pinandu Kamis, 16 May 2019 05:05 WIB
Cerita Nia Ramadhani Tentang Pernikahan dan Cara Mendidik Anak
Jakarta - Memasuki tahun ke-9, rumah tangga Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie terlihat semakin harmonis. Namun, tak banyak yang tahu kisah cinta keduanya bermula, sebelum menikah pada 1 April 2010.

Pada Jessica Iskandar, Nia bercerita mengenai kegalauan hatinya saat memulai hubungan dengan Ardi. Pada saat itu, Nia menilai jika Ardi merupakan sosok lelaki yang punya banyak teman wanita. Tapi rupanya jodoh tetap berpihak pada mereka ya, Bun.


"Ardi teman kakakku. awalnya aku enggak mau sama dia, teman ceweknya banyak. Tapi takdir berkata beda, jadi lebih serius dan berhenti macam-macam hingga kemudian menikah," cerita Nia, dikutip dari tayangan Ngopi Dara.


Tapi masalah enggak berhenti sampai di situ saja lho. Almarhum sang papa, Priya Ramadhani, masih menyangsikan niat Nia untuk dipersunting keluarga Bakrie. Priya khawatir kalau anaknya ditolak menjadi bagian dari keluarga mereka, Bun.

Cerita Nia Ramadhani Tentang Pernikahan dan cara Mendidik AnakNia Ramadhani dan suami/ Foto: Instagram
"Papa salah satu orang yang worried aku masuk ke keluarga ini. Karena dia takutlah macam-macam, 'Aku bilang, Pa santai saja. Aku tetap pegang apa nasihat Papa, aku enggak bakal diinjak-injak sama mereka," lanjut Nia.

Berbagai persepsi orang dalam menilai keluarga Bakrie tak menyurutkan cintanya pada sang suami. Meski sering dinilai berbeda, namun dia berhasil membuktikan kalau keluarga suaminya tak berbeda jauh dari orang kebanyakan.

Bahkan, dia mengaku sangat percaya diri ketika dikenalkan pada mertuanya untuk pertama kali. Meski sadar berasal dari keluarga broken home, tapi dia merasa berhasil mandiri dan membuktikan karier yang sukses di dunia hiburan.

Diakui Nia, latar belakang sosialnya dengan Ardi memang berbeda. Dia pun tak malu ketika kesasar menemukan pintu keluar di rumah Bakrie yang saat itu masih menjadi calon mertuanya.

"Menyesuaikan dulu, aku dulu masuk ke sini sangatlah PD (percaya diri), karena mesti orang tua bercerai, aku orang yang sukses. Sebagai pribadi percaya diri karena aku enggak aneh-aneh dan saat dikenalin pun enggak pura-pura jadi orang lain," imbuh Nia.

Nia bahkan berterima kasih pada orang tuanya. Didikan almarhum sang papa terbukti berhasil membentuknya sebagai orang yang kuat. Begitu pula dengan bentuk kedisiplinan yang diterapkan sang mama padanya sejak kecil.

Rupanya hal itu ikut mempengaruhi gaya parenting yang diterapkan pada ketiga anak-anaknya, Bun. Menurutnya, kesuksesan anak enggak bisa lepas dari campur tangan orang tuanya.

Cerita Nia Ramadhani Tentang Pernikahan dan cara Mendidik AnakAnak Nia Ramadhani/ Foto: Instagram @ramadhaniabakrie
Terbukti dari prestasi si sulung Mikhayla Zalindra Bakrie, yang belum lama ini berhasil menyabet tiga medali emas di kompetisi gymnastic. Nia berusaha menjadi orang tua yang fokus mendukung dan memfasilitasi bakat anak-anaknya.

"Tips didik anak jadi berprestasi pasti enggak lepas dari campur tangan orang tuanya. Aku fokus sama Mykha mau kemana pendidikannya. Setelah anak kedua, ketiga ternyata enggak gampang harus difokuskan nih karena sudah mau masuk sekolah. Kita tetap harus mendukung mereka apapun prestasinya," tutup Nia.

Ya, Bun, anak yang sukses dalam pendidikan dan kariernya dipengaruhi didikan orang tuanya di rumah. Hal sependapat juga disampaikan psikolog anak dari Tiga Generasi, Samanta Ananta, yang mengatakan kalau ingin anaknya berprestasi sebaiknya dibina sejak balita atau bisa dimulai dari usia tiga tahun.


"Karena pada masa ini anak mulai mengembangkan keterampilan psikososialnya yaitu inisiatif, yang dapat merangsang bagaimana anak nantinya mengembangkan kemandirian dan kepercayaan diri," ungkapnya beberapa waktu lalu.

Selalu dukung si kecil dalam menemukan bakatnya ya, Bun!

Simak juga yuk, Bun, cerita Astrid dalam mendidik anaknya!

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi