Sign Up search

mom-life

Ketika Suami Keluhkan Aroma Miss V Saat Berhubungan Intim

Melly Febrida Senin, 17 Jun 2019 17:00 WIB
Ketika Suami Keluhkan Aroma Miss V Saat Berhubungan Intim
Jakarta - Vagina alias Miss V memang beraroma dan setiap wanita memiliki aroma berbeda. Tapi, gimana kalau aroma Miss V malah mengganggu suami ketika berhubungan intim?

Itulah yang dikeluhkan seorang pria bernama RurouniBrownie di situs Reddit. Menurutnya, kehidupan seksual dia dan sang istri sebenarnya luar biasa. Tapi, ia tak bisa menerapkan beberapa posisi seks kecuali ketika mandi.




"Sebab, setiap saya mencoba beberapa posisi seks di tempat tidur, vagina istri saya baunya amat tidak enak," katanya dikutip dari Health.

RurouniBrownie bilang, istrinya tak ada masalah kesehatan seperti infeksi tapi aroma dari si Miss V begitu kuat. Ia menyadari bahwa aroma tersebut alami tapi bau yang menyengat membuatnya tak bisa menikmati beberapa posisi seks.

"Saya juga agak bingung mengapa baunya sangat kuat apalagi saat saya melakukan penetrasi dari belakang. Baunya agak berkurang jika kami melakukan sesak oral," tambah dia.

Berbicara aroma Miss V (https://m.detik.com/health/hidup-sehat-detikhealth/d-1311496/jumlah-ideal-hubungan-seks-selama-setahun) saat berhubungan intim, memang bisa berbeda dari ketika Bunda sedang enggak bercinta. Hal kni normal. Saat bercinta, aroma vagina bisa jauh lebih kuat. amis, atau pahit. Ini semua karena aroma tersebut dipengaruhi beberapa faktor seperti hormon, tingkat keringat, dan asupan makanan.

Makanan yang bisa mengubah aroma Miss V antara lain bawang bombai, bawang putih, asparagus, kari, dan daging merah. Jennifer Landa, MD, seorang ob-gyn di BodyLogicMD di Orlando, Florida, mengatakan bahan kimia dalam makanan ini memengaruhi cairan vagina serta bau keringat dan urine.

Ketika Suami Keluhkan Aroma Miss V Saat Berhubungan IntimFoto: ilustrasi aroma miss V/thinkstock


Tapi Landa mengatakan, bau itu akan hilang begitu tubuh sepenuhnya memetabolisme makanan yang dikonsumsi. Hal yang perlu diingat, meski aroma tak sedap itu normal tapi bisa menjadi pertanda sesuatu yang lebih serius, misalnya bakterial vaginosis, sejenis infeksi vagina.

Ketika terjadi infeksi vagina, bau bisa persisten disertai keputihan, nyeri, dan atau gatal. Bau seperti roti atau ragi biasanya merupakan tanda infeksi jamur. Namun, infeksi bisa diobati dengan antibiotik," kata Landa.

Hal-hal lain yang bisa menyebabkan Miss V berbau kuat adalah PMS (Premenstrual Syndrome), menstruasi, dan bahkan berhubungan seks. Landa mengatakan, ketika semen bercampur dengan bakteri normal di vagina, bisa memicu timbulnya semacam bau tajam namun ini normal.



Sementara itu, dr.Eddy Karta, SpKK, mengatakan umumnya cairan vagina yang normal adalah tak berbau. Apabila keluhan cairan yang keluar dari vagina berbau tidak enak, bisa jadi gejala penyakit keputihan akibat bakteri. Kondisi ini disebut sebagai bakterial vaginosis.

"Namun untuk memastikan sebaiknya dilakukan pemeriksaan baik ke dokter maupun ke laboratorium tentang cairan keputihan tersebut," ujar dokter yang berpraktik di Edmo Clinic Jakarta Selatan tersebut mengutip detikcom.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi