Sign Up search


mom-life

5 Posisi Seks Setelah Melahirkan agar Bunda & Ayah Kembali Intim

Melly Febrida Jumat, 14 Jun 2019 21:00 WIB
5 Posisi Seks Setelah Melahirkan agar Bunda & Ayah Kembali Intim
Jakarta - Berhubungan intim setelah melahirkan memang enggak semudah yang dibayangkan. Walau memang, idealnya pasangan suami istri bisa berhubungan lagi setelah empat hingga enam minggu. Nah. pilihan posisi seksual yang tepat bisa jadi membuat kehidupan asmara Ayah dan Bunda di ranjang lebih mudah dan menyenangkan.

Menurut Indian Sutra yang dikutip detikcom, posisi misionaris (pria di atas) yang biasanya menjadi favorit dapat menyebabkan tekanan di bagian bawah tubuh.




Makanya, ada baiknya Bunda mencoba posisi duduk, spooning atau bercinta di bath tub. Hal terbaik yang bisa Bunda lakukan sebelum melakukannya adalah dengan membicarakan masalah dan kekhawatiran yang Bunda rasakan ke suami.

Michael Aaron, seorang psikoterapis yang berspesialisasi dalam bidang seksualitas manusia, mengatakan pria perlu mengingat bahwa seorang wanita mungkin merasa rapuh pascapersalinan karena dia baru saja melalui banyak perubahan tubuh.

"Istri mungkin sadar diri tentang tubuh barunya, dan tergantung pada bagaimana proses melahirkannya. Kemudian, istri mungkin belum pulih sepenuhnya. Jadi suami harus ingat hal itu, lalu tetap mendukung dan bersikap lembut serta membuat istri nyaman," kata Aaron mengutip Romper.

Selain itu, kata Aaron, banyak ibu baru mungkin ingin melakukan hubungan seks pelan-pelan. Sebab, mereka harus mendengarkan tubuhnya dan enggak memaksakan diri.

Berikut lima posisi seksual setelah melahirkan agar pasangan lebih intim lagi setelah istri melahirkan.

1. Women on top

Rachel Gelman, terapis fisik dasar panggul di Pusat Kesehatan dan Rehabilitasi Pelvis bilang, wanita yang tahu persis rasa tubuhnya dan apa yang menyakitkan serta menyenangkannya.

"Terkadang posisi women on top bisa membantu karena dia lebih bisa mengontrol dalam hal kecepatan dan kedalaman penetrasi," kata Gelman.

Saat wanita di posisi atas, kata Gelman, ia yang berada di kursi pengemudi dan bisa menentukan mana yang terbaik. Satu hal penting yang perlu diingat dengan posisi ini adalah wanita mungkin memerlukan lubrikasi.

"Saya selalu menyarankan agar mereka menggunakan banyak pelumas berbasis air berkualitas baik. Setelah melahirkan, kadar estrogen wanita rendah dan ini dapat menyebabkan kekeringan pada vagina yang dapat menyebabkan nyeri saat bercinta," kata Gelman.

2. Spooning alias sendok

Stefani Shaffer-Pond, seorang terapis seks di Bound Together Counseling, meyakinkan kalau posisi ini ideal karena beberapa alasan.

"Posisi postpartum favorit saya adalah menyendok, di mana suami melakukan penetrasi dengan memeluk sang istri dari belakang," kata Shaffer-Pond.

Posisi ini, kata Shaffer-Pond, mencegah seseorang menekan tubuh wanita postpartum dari atas, serta mengurangi ketegangan otot atau ketidaknyamanan di area kemaluan. Selain itu, posisi spooning bagus untuk menumbuhkan keintiman, karena adanya kontak seluruh tubuh.

3. Flat Doggy Style

5 Posisi Seks Setelah Melahirkan agar Bunda & Ayah Kembali IntimFoto: iStock


Posisi ini sedikit agresif atau intens. Bunda bisa mengubahnya dengan berbaring telungkup dan suami melakukan penetrasi dari belakang.

Kat Van Kirk, terapis perkawinan dan seks berlisensi yang berbicara dengan Women's Health, posisi penetrasi dari belakang sedikit butuh energi yang bikin pasangan lebih santai.

4. Coital Alignment Technique (CAT)

Penetrasi yang terlalu buru-buru bisa bikin Bunda merasakan nyeri. Tapi, misionaris versi ini lebih berfokus pada klitoris. Menurut Men's Health, Coital Alignment Technique (CAT) sangat mirip dengan posisi misionaris tapi tubuh wanita diposisikan lebih jauh ke satu sisi. Jadi posisi dada Bunda berada di dekat bahu Ayah.

Minta suami menekuk kakinya sekitar 45 derajat untuk memiringkan pinggulnya ke atas sehingga kontak penis dan klitoris tetap konstan.



5. Seks tanpa penetrasi

Ketika Bunda merasa tidak nyaman, saling masturbasi dan memberi seks adalah alternatif yang sangat baik.

"Banyak orang belum siap untuk melakukan penetrasi seks, bahkan ketika mereka sudah enam minggu, dan itu benar-benar baik-baik saja," kata Gelman.

Menurutnya, seks penetrasi bukan satu-satunya cara untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan. Tapi, ada hal-hal lain yang tidak melibatkan penetrasi untuk dicoba. Pria harus bersabar karena wanita bisa merasa kurang percaya diri dan tidak nyaman dengan tubuhnya akibat perubahan fisik yang terjadi.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi