HaiBunda

MOM'S LIFE

Pertolongan Pertama Saat Bunda atau Keluarga Terluka

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Rabu, 28 Aug 2019 10:13 WIB
Pertolongan Pertama Saat Bunda atau Keluarga Terluka/ Foto: iStock
Jakarta - Saat beraktivitas, baik orang dewasa maupun anak-anak bisa saja terluka. Misalnya karena terjatuh atau tersandung. Nah, ini dia pertolongan pertamanya, Bun.

Kata dr.Gita Saraswati dari Mayapada Healthcare Jakarta Selatan, jika mengalami luka berupa lecet saja, misalnya anak jatuh di aspal, dibersihkan lebih dulu lukanya pakai air mengalir. Hal ini untuk membersihkan debu atau kuman yang bisa menempel di kulit atau di luka tersebut.

"Kalau lukanya kecil dan berdarah, setelah dibersihkan pakai air mengalir dikasih iodine aja terus dibiarkan terbuka. Kalau lukanya kecil habis dikasih iodine diplester, nanti jadi lembap. Enggak diganti sampai berhari-hari malah bikin lukanya enggak sembuh-sembuh, bahkan risiko infeksi bakteri sampai jamur," ujar Gita saat berbincang dengan HaiBunda.


Nah, jika lukanya terbuka, maka yang bersangkutan perlu dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), Bun. Nanti akan dilihat selebar dan sedalam apa lukanya. Kemudian, perdarahannya aktif atau tidak dan apakah sampai mengenai jaringan tertentu.

Saat tiba di IGD, biasanya luka akan dibersihkan dengan larutan NaCl. Jika luka amat terluka, maka perlu dijahit dengan jahitan benang atau lem dermabon yang ditutup memakai plester steril. Tiga sampai lima hari kemudian, pasien diminta kembali untuk dilihat bagaimana luka jahitnya.

"Kalau enggak ada nanah, dibuka jahitannya. Kalau sudah kering, enggak ada perdarahan, antibiotik kita stop. Kenapa saat luka terbuka perlu dikasih antibiotik? Untuk mencegah risiko infeksi," kata Gita.

Jika Bunda atau keluarga mengalami luka terbuka sampai mengalami perdarahan, setelah dibersihkan dengan air mengalir, luka bisa ditutup dengan kasa dan plester agar luka tak terpapar kuman atau debu. Tapi, tetap bawa yang bersangkutan ke RS ya, Bun.

Pertolongan Pertama Saat Bunda atau Keluarga Terluka/ Foto: iStock
Bun, simak penjelasan soal mengisap darah di luka anak dalam video ini.

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Parenting Kinan

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Parenting Tim HaiBunda

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya

Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun

Serunya Belajar Dapat Cuan dari Affiliate di Gathering Sister at Home

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK