Sign Up search


moms-life

Curhat Zaskia Adya Mecca: Serba Salah jadi Istri Hanung Bramantyo

Yuni Ayu Amida Jumat, 30 Aug 2019 20:01 WIB
Curhat Zaskia Adya Mecca: Serba Salah jadi Istri Hanung Bramantyo caption
Jakarta - Pasangan selebritiĀ Zaskia Adya Mecca danĀ Hanung Bramantyo memang terlihat selalu harmonis, Bun. Meski demikian, tak lantas rumah tangga mereka berjalan mulus begitu saja.

Melalui kanal YouTube The Bramantyos, Zaskia menumpahkan unek-uneknya pada sang suami. Sebagai istri seorang sutradara, bunda empat anak ini kerap merasa serba salah.

"Mas Hanung ini sering banget kalau lagi kerja enggak pernah pulang. Pulang tuh cuma benar-benar ganti baju dan mandi, karena tidur enggak di sini," tutur Zaskia.


"Giliran lagi nulis di rumah, aku juga bingung, ini orang di rumah terus enggak pergi-pergi. Karena kalau dia di rumah, aku mau keluyuran jadi enggak enak hati, ih suaminya di rumah kok istrinya jalan-jalan, serba salah jadinya."

Tak hanya itu, karena kesibukan sang suami yang jadwal kerjanya tidak menentu, komunikasi di antara mereka kadang terganggu. Bahkan beberapa waktu lalu, mereka berkomunikasi hanya lewat Instagram.

"Jadi kemarin kita komunikasi sempat lewat instagram. Aku lihat dia di mana, lagi apa, lewat IG stories-nya. Ditelepon enggak diangkat, akhirnya aku juga curhat di IG," kata wanita berhijab ini.

Meski demikian, baik Zaskia maupun Hanung sebenarnya sama-sama mengerti bahwa kunci dari pernikahan bertahan baik itu adalah komunikasi.

"Asal jangan kayak dia. Dia datang pas aku bangun tidur, aku jalan dia bangun tidur, jam tidurnya terbalik, jadi komunikasinya sempat lewat Instagram," ledek Zaskia pada sang suami.

Curhat Zaskia Adya Mecca: Serba Salah jadi Istri Hanung BramantyoFoto: Instagram


Memang benar, Bun, komunikasi adalah hal yang paling penting bagi pasangan suami istri. Menurut konselor kesehatan mental, Erika Krull, M.Sed, LMHP, komunikasi itu lebih kompleks dari yang dipikirkan. Bila tidak berjalan baik, bisa memicu konflik dalam pernikahan.

"Cobalah pilih cara yang berbeda untuk menyampaikan informasi atau komunikasi dengan pasangan. Komunikasi itu selalu ada, masalahnya bagaimana merespons dan menerima informasi," ujar Krull, dilansir Psych Central.


Terapis keluarga Marni Feuerman juga mengatakan, pembicaraan yang dalam memang dibutuhkan untuk menguatkan hubungan pernikahan. Jika ada masalah, lebih baik dibicarakan baik-baik daripada disimpan, takutnya nanti malah jadi tumpukan emosi. Komunikasi yang baik juga akan memunculkan perasaan empati, Bun.

"Munculnya sikap empati ini akan menimbulkan kesadaran, sikap untuk tidak asal menilai pasangan, belajar menjadi pendengar yang baik dan meningkatkan kepercayaan diri pasangan," tutur Feuerman, dikutip dari Very Well Mind. (yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi