HaiBunda

MOM'S LIFE

Dampak Stres yang Dialami Ibu Saat Mengasuh Anak

Melly Febrida   |   HaiBunda

Selasa, 03 Sep 2019 07:00 WIB
Dampak Stres yang Dialami Ibu Saat Mengasuh Anak/ Foto: iStock
Jakarta - Ibu yang bahagia akan menghasilkan anak-anak yang juga bahagia. Kalimat itu tentu sering kita dengar. Berbeda lagi jika dalam pengasuhan sang ibu mengalami stres tingkat tinggi, ini akan berdampak pada ibu.

Ya, stres saat mengasuh anak akan membuat aktivitas otak ibu dan anak enggak sinkron. Ketika stres saat mengasuh anak, sensitivitas ibu bisa berkurang, demikian diungkapkan kata Gianluca Esposito, Asisten Profesor di Nanyang Technological University, Singapura.


Mengutip The States Man, akibatnya ibu akan bereaksi dengan menghukum anak. Cara ini akan berpengaruh negatif pada hubungan orang tua dan anak dalam jangka panjang.


"Studi kami menunjukkan orang tua yang stres mungkin sangat melemahkan komunikasi ibu dan anak di awal proses interaksi sosial. Pengamatan kami kemungkinan berasal dari berkurangnya kemampuan ibu untuk berbagi perspektif anaknya," tutur Esposito.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, dengan menganalisa aktivitas otak 31 pasang ibu dan anak di Singapura saat mereka menonton klip animasi anak. Para peneliti menggunakan fungsi Near-infrared Spectroscopy (fNIRS) sebagai cara non-invasif untuk mengukur aktivasi otak berdasarkan tingkat konsentrasi darah di otak.

Kemudian, peneliti membandingkan aktivitas otak ibu dan anak untuk menghitung sinkronisasi otak ke otak dan menemukan orang tua yang mengalami stres lebih tinggi saat mengasuh anak, tingkat sinkronisasi ibu dengan anak di bagian korteks prefrontal berkurang.

"Ketika orang tua dan anak menunjukkan aktivitas otak yang sangat mirip di daerah yang sama di otak, sinkronIsasi lebih besar dan selaras dengan emosi kedua belah pihak," tambah Esposito.

Dampak Stres yang Dialami Ibu Saat Mengasuh Anak/ Foto: iStock
Memang, semua orang tua tentu menginginkan anak-anaknya tumbuh dan berkembang dengan bahagia. Dr.Kedar Tilwe, konsultan psikiater di Department of Mental Health and Behavioural Sciences, Fortis Health Care, menjelaskan penting bagi orang tua menyadari usianya yang lebih tua tak membuatnya dewasa secara mental.



"Mengasuh anak adalah proses yang dinamis, bisa naik dan turun. Jadi, bahkan jika orang tua merasa stres, hadapilah. Anda penting bagi anak-anak, tidak peduli seberapa sering mereka tidak nurut atau berulah," kata Tilwe mengutip Pink Villa.

Resep jus detoks penangkal stres bisa dilihat di video ini, Bun.

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini

Mom's Life Azhar Hanifah

Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen

Parenting Nadhifa Fitrina

Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini

3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat

Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya

Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek

Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK