kehamilan

Efek Ibu Hamil Baca Cerita Horor Seperti 'KKN di Desa Penari'

Radian Nyi Sukmasari Senin, 02 Sep 2019 16:00 WIB
Efek Ibu Hamil Baca Cerita Horor Seperti 'KKN di Desa Penari'
Jakarta - Baru-baru ini, cerita horor yang dibagikan di Twitter, KKN di Desa Penari viral. Cukup banyak orang yang penasaran dengan ceritanya. Tapi, bagaimana kalau yang ingin membaca cerita horor semacam ini ibu hamil? Adakah efek pada janin?

Psikolog Kristen Lindgren, Ph.D., mengatakan, ketika seseorang ketakutan setelah menonton film atau membaca cerita horor, bahkan sampai terbayang-bayang, yang dialami bukanlah ketakutan, tapi kecemasan. Sebab, kata Lindgren, rasa takut itu normal.

Misalnya ada anjing yang mendekat ketika Bunda dan keluarga jalan, lalu muncul rasa takut dan berusaha menghindar, itulah fenomena alamiah yang terjadi. Sedangkan, kecemasan adalah salah satu bentuk respons rasa takut.


"Respons rasa takut yang sebenarnya tidak ada dan tidak berbahaya, tapi untuk sebagian orang, hal ini amat berbahaya dan mengerikan. Saat melihat konten horor, otak akan memproses apakah yang terjadi tadi nyata atau tidak, dan ini dipengaruhi pikiran, kondisi psikis, dan bagaimana cara kita menilai sesuatu," tutur Lindgren, dilansir Inverse.

Nah, pada ibu hamil, ketika dia merasa cemas karena terbayang-bayang pengalaman mengerikan dalam cerita horor seperti KKN di Desa Penari, studi pada 2015 yang diterbitkan dalam jurnal Endocrinology menemukan, stres dan cemas selama hamil bisa berpengaruh pada mikrobiota di vagina ibu. Mikrobiota ini ditransfer ke bayi saat dia lahir pervaginam dan memengaruhi sistem imun juga metabolisme si kecil.

Studi pada mencit (anak tikus) yang dilakukan peneliti di University of Pennsylvania menemukan, stres dan cemas yang dialami saat trimester pertama kehamilan bisa berdampak buruk pada perkembangan janin. Bahkan, sebelum si ibu menyadari dirinya hamil, Bun.


Efek Ibu Hamil Baca Cerita Horor Seperti 'KKN di Desa Penari'Efek Ibu Hamil Baca Cerita Horor Seperti 'KKN di Desa Penari'/ Foto: Twitter @SimpleM81378523
"Dari studi ini, kami menyimpulkan, trimester pertama kehamilan adalah masa krusial bagi janin. Berbagai faktor seperti lingkungan, stres, dan malnutrisi berhubungan dengan meningkatnya risiko bayi mengalami gangguan perkembangan saraf seperti autisme, ADHD, dan skizofrenia," papar salah satu peneliti, Eldin J., dilansir Parents.

Bunda, simak juga pijat khusus ibu hamil yang bisa bikin relaks di video berikut.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi