moms-life

Konflik Menantu & Mertua Bikin Geger, Suami Mesti Pilih Siapa?

Annisa Karnesyia Jumat, 11 Oct 2019 18:30 WIB
Konflik Menantu & Mertua Bikin Geger, Suami Mesti Pilih Siapa?
Jakarta - Konflik rumah tangga biasa terjadi antara suami dan istri. Namun, bagaimana jika Bunda justru harus menghadapi konflik dengan ibu mertua.

Kejadian seperti ini sering terjadi karena perbedaan pendapat atau salah komunikasi yang berujung menyakiti perasaan kita. Sebenarnya ini wajar-wajar saja, Bun.

Menurut psikoterapis dan penulis buku Reluctantly Related, Dr.Deanan Brann, istri atau mertua adalah orang yang tidak saling mengenal sebelumnya. Mereka berusaha untuk dekat tapi kebanyakan memaksa sehingga mudah menimbulkan konflik.


"Hubungan antara dua wanita itu unik, lebih mendalam dan emosional dibandingkan pria," kata Brann, dikutip dari Telegraph.

Konflik ini sebenarnya ini bisa diatasi dengan melibatkan peran orang ketiga, yaitu suami. Menurut psikolog klinis anak dan remaja, Monica Sulistiawati, tak ada salahnya meminta bantuan suami untuk bicara dengan ibunya. Bila ini dibiarkan berlarut-larut, hubungan istri dan mertua bisa semakin jauh.

"Minta bantuan suami. Biarkan dia memberikan pengertian yang sama, seperti yang kita berikan pada orang tua sendiri," kata Monica.

Menantu dan mertua/Menantu dan mertua// Foto: iStock

Menurutnya, orang tua paling mudah jika berbicara dengan anaknya sendiri, begitu pun sebaliknya. Ada ikatan emosional terbentuk saat orang tua dan anak berkomunikasi. Berbeda dengan komunikasi menantu dan mertua.

"Akan muncul perdebatan dan pertukaran pendapat yang dikeluarkan benar-benar dari perasaan orang tua dan anak," ujar Monica.

Paling penting, Bunda menjaga hubungan baik dengan suami ya. Agar dia tahu kenapa kita bisa bertengkar hingga jadi konflik dengan mertua.

"Kalau suami tahu keinginan kita yang tidak sesuai dengan pandangan mertua, nantinya suami bisa mengutarakan pendapat kita yang tidak tersampaikan," pungkas Monica.

Sedangkan menurut psikolog klinis dewasa dari Tiga Generasi @ Brawijaya Clinic, Sri Juwita Kusumawardhani MPsi, saat konflik, sebaiknya suami jangan berpihak atau memarahi istri. Ini justru membuat istri semakin sakit hati.

"Suami sebaiknya bersikap baik sama istrinya. Paling tidak menguatkan istri karena pasti berat banget untuk si istri mesti 'bersaing' atau menghadapi ibu mertuanya," kata wanita yang akrab disapa Wita ini, dilansir detikcom.

Simak juga cerita Tasya Kamila yang jalani rumah tangga LDR di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi