HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Menghadapi Mom Shaming dari Orang Terdekat

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Selasa, 22 Oct 2019 18:39 WIB
Ilustrasi mom shaming/ Foto: iStock
Jakarta - Bun, pernah mengalami mom shaming? Sadar atau enggak, mom shaming sering bikin Bunda kepikiran. Kalau yang melakukannya orang lain sih, masih bisa diabaikan. Tapi bagaimana kalau yang melakukan mom shaming adalah orang terdekat, seperti keluarga.

Menurut psikolog Dessy Ilsanty, M.Psi, jangan dulu 'baper', Bun ketika diberi kritik tentang pola pengasuhan, apalagi dari orang terdekat. Orang-orang terdekat seperti suami, orang tua, atau mertua pasti ingin yang terbaik untuk kita. Mungkin sebenarnya mereka ingin memberi nasihat nih, Bun.

"Kalau dari keluarga, pasti kan dia ingin yang terbaik untuk kita sebenarnya. Pasti dia niatnya baik buat kita," kata Dessy.


Terus bagaimana dong menyikapinya? Enggak mungkin kan, Bunda secara terang-terangan bilang kalau itu termasuk ke mom shaming dan menyakiti hati Bunda. Cara satu-satunya dalah berpikiran terbuka. Jangan dulu 'baper' ketika ada komentar tentang pola pengasuhan yang Bunda terapkan. Cermati dulu, apakah yang mereka sampaikan ada benarnya atau tidak.

Ilustrasi mom shaming/ Foto: iStock

"Kalau kita dibilang, 'ih gendut ya', itu enggak ada manfaatnya. Tapi misalnya 'kok enggak dikasih ASI?' Kalau kita cerna secara objektif, betul ASI lebih baik. Tapi dia tidak tahu keadaan kita yang sebenarnya. Tapi kan ada poin yang disampaikan orang itu ada benarnya. Jadi, yang kita ambil yang benarnya, berupa nasehat," jelas Dessy.

Kalau kita sudah bisa menerima komentar dari orang terdekat, kita jadi bisa lebih terbiasa dengan hal seperti itu, Bun. Ambil yang baik sebagai nasihat dan tidak perlu memerdulikan kalau memang pendapatnya tidak cocok.

"Jadi, siap secara pikiran. Jangan 'baper'. Jangan langsung dimasukin ke hati. Cerna, 'oh ya, mungkin benar'. Tapi yang sesungguhnya kan dia enggak tahu," tambahnya.

Nah, mulai sekarang, coba kita lihat sisi positif kritik dari orang-orang terdekat ya, Bun. Intinya, enggak boleh 'baper' dulu sebelum mencerna ucapannya. Semoga bermanfaat ya, Bun!

[Gambas:Video 20detik]

(sih/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

10 Kebiasaan Sederhana yang Sering Dilakukan Orang Tulus

Mom's Life Natasha Ardiah

Bunda Ini Ceritakan Rasanya Miliki Anak Pertama di Usia 47 Tahun

Kehamilan Amrikh Palupi

Nama Anak Kedua Annisa Pohan dan AHY, Terinspirasi dari Salah Satu Ksatria Hebat

Nama Bayi Indah Ramadhani

Ciri-ciri Asam Urat dan Kolesterol, Ketahui Bedanya

Mom's Life Amira Salsabila

Anak Masih Bisa Akses Medsos Meski Pembatasan Sudah Berlaku, Kok Bisa?

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kisah Remaja yang Hanya Bisa Konsumsi Makanan Serba Kuning dan Kering, Kok Bisa Bunda?

10 Kebiasaan Sederhana yang Sering Dilakukan Orang Tulus

Bunda Ini Ceritakan Rasanya Miliki Anak Pertama di Usia 47 Tahun

Anak Masih Bisa Akses Medsos Meski Pembatasan Sudah Berlaku, Kok Bisa?

Ciri-ciri Asam Urat dan Kolesterol, Ketahui Bedanya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK