HaiBunda

MOM'S LIFE

Bunuh Diri, Harta Warisan Sulli Rp60 miliar Jadi Rebutan Orang Tua

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Minggu, 27 Oct 2019 19:30 WIB
Harta warisan Sulli jadi rebutan/ Foto: Instagram @jelly_jilli
Jakarta - Kasus bunuh diri yang menimpa artis Korea Selatan, Sulli meninggalkan kesedihan tersendiri, Bun. Para penggemar dan keluarga masih berduka melepas kepergian artis cantik tersebut.

Sulli diketahui memilih jalan pintas, setelah diduga mengalami depresi akibat tekanan dan bully dari netizen di media sosial. Melansir dari InsertLive, rupanya masalah Sulli belum selesai sampai di sana. Kini keluarganya tengah menghadapi masalah baru terkait harta peninggalannya.

Kedua orang tua mantan girl band F(x) ini, dikabarkan tengah memperdebatkan soal pembagian harta yang ditinggalkan Sulli. Uang warisan tersebut kurang lebih bernilai Rp. 60 miliar.


Berdasarkan hukum Korea, jika yang meninggal tidak meninggalkan surat wasiat, maka harta warisan dapat dibagi untuk keluarga yang terdiri dari orang tua, pasangan, anak, dan saudara kandung.

Kasus Sulli pun demikian, ia juga tidak meninggalkan surat wasiat. Namun, karena Sulli masih lajang, semua aset serta hartanya jatuh ke tangan kedua orangtua, dua kakak laki-laki, dan adik laki-lakinya.

Mendiang Sulli tinggalkan harta Rp60 M/ Foto: Istimewa

Bicara soal harta atau materi memang sensitif, Bunda. Bahkan harta bisa memicu konflik keluarga. Seperti dikatakan psikolog Rob Pascale, Ph.D bahwa masalah keuangan bisa membuat siapa saja stres dan menyebabkan kekacauan emosional. Stres yang berkepanjangan inilah yang nantinya mengarah pada konflik.

Selain itu, Pascale menuturkan bahwa masalah ekonomi bisa mempengaruhi suami dan istri. Karena seorang pria melihat perannya sebagai pencari nafkah, ia mungkin menganggap dirinya sebagai orang yang gagal ketika ia tidak dapat mencukupi kebutuhan keluarganya.

Perasaannya terhadap dirinya sendiri kemudian dapat menghasilkan serangkaian emosi lain, seperti permusuhan, lekas marah, menarik diri, dan depresi. Hal ini juga dapat memengaruhi cara dia memperlakukan keluarganya.

"Bagi wanita, kesulitan keuangan yang berkepanjangan cenderung mempengaruhi cara mereka memandang pernikahan mereka secara keseluruhan," tuturnya dilansir Psychology Today.

Kata Pascale, salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan memunculkan perilaku suportif dan menanamkan rasa kepemilikan bersama. Selain itu, pasangan mesti bekerja sama untuk mengatur pengeluaran agar sejalan.

Mengutip dari situs Kementerian Kesehatan, warga diharapkan menghubungi nomor darurat 119 jika melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri. Nomor tersebut digunakan untuk mencegah aksi bunuh diri.  (yun/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Terpopuler: Potret Luna Maya Motoran di Perbukitan Aceh

Mom's Life Annisa Karnesyia

11 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Hujan, Cenderung Introvert

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Anne Istri Teddy Syach Hormati Mendiang Rina Gunawan: Saya di Sini Bukan Pengganti

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Kompak 3 Anak Omesh & Dian Ayu Punya Nama yang Indah, dari Embun hingga Bulan

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Ceramah Nuzulul Quran 2026 untuk Materi Kultum di Sekolah, Lengkap Singkat-Panjang

Parenting Natasha Ardiah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Hujan, Cenderung Introvert

Terpopuler: Potret Luna Maya Motoran di Perbukitan Aceh

Anne Istri Teddy Syach Hormati Mendiang Rina Gunawan: Saya di Sini Bukan Pengganti

Potret Kompak 3 Anak Omesh & Dian Ayu Punya Nama yang Indah, dari Embun hingga Bulan

Kondisi Rahim Menipis, Dokter Sarankan Lesti Kejora Cukup Miliki 3 Anak Saja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK