sign up SIGN UP search


moms-life

Waspadai Encephalitis, Infeksi Otak Penyebab Alfin Lestaluhu Meninggal

Siti Hafadzoh   |   Haibunda Jumat, 01 Nov 2019 09:21 WIB
Menurut keterangan PSSI, Alfin meninggal karena mengidap encephalitis. Penyakit apa itu, Bun? caption
Jakarta - Ada kabar duka dari sepak bola Tanah Air. Pemain tim nasional U16, Alfin Farhan Lestaluhu meninggal dunia Kamis (31/10) pukul 22.11 WIB di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta,

"Keluarga besar PSSI mendoakan yang terbaik untuk Alfin dan keluarga. Kita sangat kehilangan. Terima kasih atas sumbangsih Alfin untuk tim nasional Indonesia," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destira dilansir situs resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Menurut diagnosa dokter, Alfin meninggal karena peyakit encephalitis (infeksi otak) dengan hipoalbuminemia. Rencananya, jenazah Alfin akan dimakamkan di kampung halamannya di Ternate, Ambon.


Sebenarnya, apa sih penyakit encephalitis seperti yang diidap Alfin? Encephalitis adalah kondisi peradangan otak. Umumnya penyakit ini disebabkan oleh virus. Mengutip Health Line, dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit ini dapat disebabkan oleh bakteri atau jamur.

Gejala encephalitis bisa muncul dari ringan hingga berat. Gejala ringannya seperti demam, sakit kepala, muntah, leher kaku, dan kelelahan. Sedangkan, gejala beratnya mencakup demam hingga 39 derajat celsius atau lebih, kebingungan, mengantuk, halusinasi, gerakan lebih lambat, koma, kejang, dan sebagainya.

Orang-orang yang berisiko terkena penyakit ini adalah orang lanjut usia, anak-anak di bawah usia satu tahun, dan orang dengan kekebalan tubuh lemah. Virus yang dapat menyebabkan anak terkena encephalitis antara lain virus cacar air (sangat jarang), campak, dan rubella.

Alfin Lestaluhu, Anggota Timnas U16 yang Meninggal karena EncephalitisPemain Timnas U16, Alfin Lestaluhu/ Foto: Instagram @bimasakti230176

Perlu diperhatikan, Bun. gejala enchephalitis pada anak-anak berbeda dengan gejala pada orang dewasa. Gejala yang biasanya muncul adalah muntah, menangis terus menerus, tubuh kaku, dan nafsu makan yang buruk.

Penyebab penyakit ini mungkin beragam. Jadi, peneliti masih kesulitan mempelajarinya.

"Encephalitis adalah sindrom dengan banyak kemungkinan penyebab dari pada penyakit tunggal. Ini membuatnya sulit untuk diteliti," kata Venkatesan, direktur John Hopkins Encephalitis Center dilansir Science Daily.

Penyakit yang menyerang pesepak bola Alfin ini memerlukan perawatan seperti istirahat, obat penghilang rasa sakit, obat penenang, dan lain-lain. Mungkin pasien juga akan disarankan untuk melakukan rawat inap, terutama untuk yang mengalami pembengkakan otak dan kejang.

Encephalitis tidak selalu dapat dicegah. Tapi, salah satu upayanya adalah dengan cara vaksinasi untuk virus yang dapat menyebabkan encephalitis.

Mengingat encephalitis yang diidap Alfin bisa menyerang anak-anak, Bunda perlu selalu waspada ya. Pastikan anak sudah vaksin supaya terhindar dari virus-virus tersebut.

Selamat jalan Alfin. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

[Gambas:Video 20detik]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!