HaiBunda

MOM'S LIFE

Rajin Olahraga Kok Berat Badan Malah Naik, Apa yang Salah?

Melly Febrida   |   HaiBunda

Rabu, 27 Nov 2019 17:02 WIB
Ilustrasi sudah olahraga tapi berat badan naik/ Foto: iStock
Jakarta - Kadang suka bingung, sudah rajin olahraga kok berat badan malah bertambah. Seorang teman saya pernah mengeluh olahraga bukannya menurunkan berat badannya, tapi justru menaikkannya. Apa yang salah?

Kalau dari logika mungkin terasa aneh, tapi para ilmuwan memberikan penjelasannya. Ketika Bunda makan lebih sedikit tapi lebih banyak berolahraga, ini akan membuat tubuh merasa lapar setelah olahraga.

Dr.Gisela Helfer, dari Universitas Bradford, dan Dr Rebecca Dumbell, dari MRC Hartwell Institute, melakukan penelitian terkait dua hal ini. Menurut mereka, sinyal pertumbuhan bisa berperan penting dalam mengatur hormon yang memengaruhi hipotalamus, bagian otak yang mengendalikan nafsu makan dan berat badan.


Ini tidak hanya pada manusia, hewan juga mengalaminya. Dan olahraga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan sinyal pertumbuhan. Helfer melakukan penelitian terhadap hamster. Pada penelitian itu, ketika hamster memiliki akses ke roda berlari, mereka akan sering berolahraga.

Ilustrasi sudah olahraga tapi berat badan naik/ Foto: ilustrasi/thinkstock
"Ketika hamster olahraga di atas roda, berat badan mereka bertambah dan lebih banyak makan. Bahkan tak cuma massa otot yang bertambah tapi juga kadar lemak," kata Helfer, mengutip Body and Soul.

Sederhananya, kata Helfer, teori ini bisa menjelaskan alasan berolahraga bisa membuat orang merasa lebih lapar. Beberapa orang berat badannya bertambah saat berolahraga. Ini bisa disebabkan meningkatnya nafsu makan demi menebus banyaknya energi yang dibakar selama olahraga.

Tetapi Helfer bersikeras alasan ini bukan berarti orang harus berhenti olahraga. Menurut mereka, melalui studi kita bisa ketahui sel dan sistem manusia yang mana yang perlu dilihat agar lebih tepat mengatur berat badan.

Foto: InsertLive
Sementara itu, dalam penilitian berbeda ditemukan bahwa partisipan penelitian akan makan lebih banyak dari biasanya. Hal ini mereka lakukan karena merasa sudah berolahraga cukup keras. Bahkan, porsinya bisa bertambah 24 persen, Bun.

Salah satu alasan terjadinya hal ini karena pegiat olahraca merasa 'pantas' makan lebih banyak. Tapi, perhitungan yang enggak cermat, justru bikin asupan kalori lebih banyak daripada yang dibakar. Makanya, tubuh menggemuk.

"Selain apa yang kita makan, faktor penting lain yaitu berapa banyak makanan yang kita konsumsi," kata salah satu peneliti, Dr.Lewis James dari Loughborough University, dikutip dari Dailymail.

Posisi tubuh yang tepat saat olahraga lari, simak di video berikut ya. 



(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Ardit Erwandha Aktor 'Tunggu Aku Sukses Nanti' dan Istri yang Berprofesi Notaris

Mom's Life Amira Salsabila

9 Ciri Kepribadian Orang yang Tak Suka Merayakan Ulang Tahun

Mom's Life Natasha Ardiah

9 Resep Overnight Oat untuk Menu Sarapan Simpel dan Enak

Mom's Life Amira Salsabila

Alasan Gaya Parenting Type C, Dianggap sebagai Pola Pengasuhan Paling Keren

Parenting Indah Ramadhani

Bayi Baru Lahir Ternyata Sudah Kenal Ritme Musik!

Kehamilan Angella Delvie Mayninentha & Sandra Odilifia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Ardit Erwandha Aktor 'Tunggu Aku Sukses Nanti' dan Istri yang Berprofesi Notaris

Bayi Baru Lahir Ternyata Sudah Kenal Ritme Musik!

9 Resep Overnight Oat untuk Menu Sarapan Simpel dan Enak

6 Rekomendasi Drama Korea Mengisahkan Perjuangan Ibu Hamil & Melahirkan, Bikin Haru

Alasan Gaya Parenting Type C, Dianggap sebagai Pola Pengasuhan Paling Keren

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK