HaiBunda

MOM'S LIFE

Kontestan Idol Singapura Bunuh Diri Usai Tulis Pesan Depresi

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Kamis, 26 Dec 2019 10:28 WIB
Kontestan Idol Singapura Bunuh Diri Usai Tulis Pesan Depresi/ Foto: Instagram
Jakarta - Kabar duka datang dari ranah hiburan. Seorang kontestan idol Singapura, Samantha Lee meninggal karena bunuh diri pada Minggu (22/12/2019). Tiga jam sebelum meninggal Samantha berbagi postingan di Facebook soal depresi yang dialaminya.

Dalam video yang diunggahnya, Samantha menulis ucapan selamat tinggal serta terima kasih pada orang-orang yang telah membantunya.


"Aku tahu kalian semua peduli padaku. Terima kasih kepada kalian semua yang telah membantuku. Aku berhasil bertahan sampai sekarang. Tetapi, kamu tidak dapat memahami depresiku, karena bagiku untuk benar-benar memahaminya kamu haru menjalaninya, yang tidak akan aku harapkan kepada siapapun," kata Samantha


"Kita semua melakukan yang terbaik tetapi aku masih tidak cocok di dunia ini lagi. Jadi ini perpisahanku," sambungnya.

Sebelumnya, wanita 28 tahun ini pernah menulis postingan di media sosialnya terkait kesehatan mental dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Mengutip The Independent Singapura, Samantha menulis bahwa KDRT bukanlah hal yang terjadi secara tiba-tiba. Itu sebabnya ini meminta para korban KDRT untuk segera ambil tindakan. Ia juga menyarankan agar pasangan mencari bantuan konseling agar hubungan mungkin bisa diselamatkan.

Foto: Instagram


Terkait kesehatan mental, Samantha menganjurkan orang-orang yang mengalaminya untuk bersuara tentang perasaan mereka. Salah satunya dengan pergi ke poliklinik dan mendapatkan rujukan ke Community Wellness Center.

"Jangan menunggu sampai semuanya terlambat sampai ia terwujud dan tertanam di otak Anda seperti saya," tulis Samantha.

Terkait keinginan bunuh diri, menurut psikolog Aurora Lumban Toruan, dalam kebanyakan kasus, keinginan bunuh diri sudah pernah muncul lebih dari sekali sebelum benar-benar berhasil dilakukan. Atau bahkan tampil dalam percakapan sehari-hari.

"Orang menganggap kondisinya lebih berat atau lebih menakutkan untuk dihadapi atau ditanggung. Karena itu mereka merasa keadaan mati menjadi lebih baik," ucap psikolog Aurora.

Jika Bunda menemukan gejalanya pada orang terdekat segera hubungi lima rumah sakit yang disiagakan Kementerian Kesehatan untuk melayani panggilan telepon konseling pencegahan bunuh diri, yakni:

1. RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565
2. RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025, 8320467
3. RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841
4. RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601
5. RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444


Simak juga kisah tegar Marissa Nasution dalam video ini:

(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga

Kehamilan Amrikh Palupi

Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini

Mom's Life Azhar Hanifah

Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen

Parenting Nadhifa Fitrina

Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Cara Mendisiplinkan Anak agar Patuh Sejak Kecil Tanpa Hancurkan Harga Dirinya

Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga

Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini

3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat

Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK