moms-life

Viral Aksi 40 Detik, Kampanye untuk Pencegahan Bunuh Diri

Siti Hafadzoh Kamis, 10 Oct 2019 12:31 WIB
Viral Aksi 40 Detik, Kampanye untuk Pencegahan Bunuh Diri
Jakarta - Bunda, tahukah kalau hari ini dinobatkan sebagai hari kesehatan jiwa sedunia? Ya, setiap tanggal 10 Oktober, World Health Organization (WHO) mengajak kita untuk membantu meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat dunia.

Untuk tahun ini, tema yang diusung adalah Pencegahan Bunuh Diri, Bun. Hal itu berkaitan dengan tingginya angka bunuh diri di seluruh dunia, akhir-akhir ini.




Setiap 40 detik, ada satu orang yang meninggal akibat bunuh diri. Makanya, WHO mengajak kita ikut mecegah orang-orang di sekitar melakukan bunuh diri. Kampanye ini dinamakan '40 seconds of action' atau 'aksi 40 detik'.

Dikutip dari publikasi World Mental Health Day 2019, ada beberapa hal yang dapat masyarakat lakukan untuk mendukung aksi tersebut:

1. Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya isu bunuh diri sebagai masalah kesehatan dunia.

2. Meningkatkan pengetahuan tentang apa yang bisa dilakukan untuk mencegah seseorang melakukan bunuh diri.

3. Mengurangi stigma yang berhubungan dengan bunuh diri.

4. Beri tahu orang-orang yang sedang berjuang bahwa mereka tidak sendiri.

Viral Aksi 40 Detik, Kampanye untuk Pencegahan Bunuh DiriIlustrasi orang depresi/ Foto: iStock

Momen ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan kepedulian kita nih, Bun. Aksi yang Bunda lakukan di ranah privat salah satunya adalah mengajak ngobrol dan memberikan semangat kepada orang yang sedang berjuang atau kesusahan. Kalau di ranah publik nih, Bun, bisa dengan mengunggah video tentang kesehatan jiwa dan mengajak orang-orang untuk menjalani kampanye ini juga.

Meningkatkan kesehatan jiwa bisa dimulai dari lingkungan terdekat lho, Bun. Misalnya, Bunda bisa perhatikan kesehatan jiwa si kecil dengan menjaga ucapan agar anak tidak merasa depresi.

"Kita tahu bahwa jika orang tua memiliki masalah kesehatan mental sendiri, anak mereka juga menghadapi risiko yang lebih besar, tetapi kita tahu lebih sedikit tentang peran kepribadian orang tua," ujar Dr Rebecca Pearson dari University of Bristol dikutip dari Medical Xpress.

Kita bisa memberi kontribusi dari mulai hal-hal kecil. Berbuat baik enggak perlu menunggu hal besar bukan?

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi