HaiBunda

MOM'S LIFE

Justin Bieber Idap Lyme Disease, Penyakit Apa Itu?

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Kamis, 09 Jan 2020 12:24 WIB
Justin Bieber/ Foto: Getty Images
Jakarta - Penyanyi Justin Bieber baru-baru ini mengabarkan dirinya mengalami penyakit Lyme Disease. Di akun Instagram-nya, Bieber mengatakan selama ini banyak orang menyebutnya buruk. Padahal, banyak orang tak tahu kalau Bieber baru-baru ini didiagnosis lyme disease.

"Enggak cuma itu, saya juga didiagnosis kondisi kronis yang memengaruhi kulit, fungsi otak, energi, dan kesehatan saya secara keseluruhan. Hal ini akan dijelaskan lebih lanjut di dokumenter di YouTube," kata Bieber.


Kata Bieber, orang-orang akan mempelajari apa yang sudah dia alami dan hadapi serta hadapi. Orang-orang juga akan tahu bagaimana perjuangannya melawan penyakit yang sampai sekarang belum bisa disembuhkan.


"Saya pun akan kembali tanpa topi," ujar Bieber. Lantas, apa sih lyme disease? Dokter spesialis infeksi Cameron White, MD, MPH, menjelaskan lyme disease adalah penyakit infeksi yang disebabkan bakteri Borrellia burgdorferi. B burgdorferi ditransmisi ke manusia melalui gigitan kutu berkaki hitam atau rusa yang terinfeksi bakteri itu.

Justin Bieber dan Hailey Baldwin/ Foto: Istimewa
"Kutu tersebut harus ada di kulit setidaknya selama 36 jam untuk mentransmisi bakteri hingga menyebabkan infeksi ke manusia. Banyak orang dengan lyme disease tak ngeh kapan dia dia digigit si kutu," terang White melansir dari Healthline.

Lyme disease lebih berisiko dialami orang-orang yang tinggal di daerah berkayu. Nah, gejala lyme disease seperti disampaikan white antara lain:

- ruam rata dan bulat di tubuh
- kelelahan
- sendi bengkak dan nyeri
- nyeri otot
- gangguan tidur
- pusing
- sakit kepala
- pembengkakan di kelenjar getah bening
- susah konsentrasi


White menegaskan segera hubungi tenaga medis bisa mengalami gejala itu. Gejala lyme disease pada dewasa dan anak-anak sama saja, Bun.

Bila lyme disease didiagnosis di stadium awal, bisa diobati f  10-14 hari. Pengobatan lain termasuk obat oral dan infus antibiotik. Jika terapi dengan infus antibiotik, biasanya tim medis akan memberi obat oral sebagai terapi lanjutan.

Air kencing kecoa berbahaya atau tidak buat kesehatan, cek di video ini: 

(rdn/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Cara Mengenali Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik

Mom's Life Amira Salsabila

Fakta Kasus Perempuan Disiksa Selama 3 Th di Bandung, Pelaku Kini Diburu Melanie Subono Hingga Denny Sumargo

Mom's Life Amira Salsabila

7 Kalimat "Baik" yang Ternyata Bisa Memicu Kecemasan untuk Anak Tanpa Disadari Menurut Psikolo

Parenting Nadhifa Fitrina

Agar Tak Salah Paham, Ini 7 Mitos Kolesterol yang Perlu Diluruskan

Mom's Life Amira Salsabila

5 Manfaat Daun Melinjo untuk Ibu Hamil dan Resep Mengolahnya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

WhatsApp Diblokir? Begini Cara Mengeceknya Tanpa Kirim Chat

7 Cara Mengenali Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik

7 Lap Microfiber Terbaik untuk Membersihkan Rumah, Motor, dan Mobil

5 Manfaat Daun Melinjo untuk Ibu Hamil dan Resep Mengolahnya

7 Kalimat "Baik" yang Ternyata Bisa Memicu Kecemasan untuk Anak Tanpa Disadari Menurut Psikolo

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK