Jakarta -
Termometer digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Ketika tubuh anak mulai panas, Bunda akan mengukur suhu tubuhnya menggunakan termometer. Tapi, bagaimana caranya mengetahui termometer yang kita gunakan tidak rusak?
Para ibu sekarang lebih banyak menggunakan termometer digital. Dikutip dari
Do It Yourself, termometer digital biasanya menghasilkan pembacaan suhu yang akurat, baik untuk pengukuran suhu tubuh, masakan, bahkan suhu udara.
Namun, termometer akan terganggu pembacaannya ketika mengukur suhu yang terlalu
panas atau terlalu dingin. Dikutip dari
Leaf, berikut cara mengetahui apakah termometer membaca suhu dengan akurat.
1. Menggunakan air dinginIsi gelas dengan es, lalu tambahkan air secukupnya hingga es tenggelam. Aduk rata. Masukkan ujung termometer, jangan sampai menyentuh bawah gelas.
Tunggu hingga 30 detik. Kemudian, periksa suhu di termometer. Jika akurat, termometer akan membaca suhunya 32 derajat Fahrenheit atau 0 derajat Celsius.
2. Menggunakan air panasDidihkan panci berisi air. Masukkan ujung termometer ke dalam air mendidih dan tunggu 30 detik. Pastikan ujung termometer tidak menyentuh dasar panci. Jika akurat, termometer akan menunjukkan suhu 212 derajat Fahrenheit atau 100 derajat Celsius.
Semoga membatu ya, Bun!
Bunda, simak penjelasan tentang bolehkah makan es krim ketika demam berikut ini:
(sih/rap)