sign up SIGN UP search


moms-life

Perbedaan Pneumonia, Virus Corona & Virus Influenza, Bunda Perlu Tahu

Yuni Ayu Amida Sabtu, 22 Feb 2020 15:52 WIB
Berikut ini perbedaan antara penyakit pneumonia, virus Corona dan virus influenza yang perlu Bunda ketahui. Simak penjelasan dari ahli berikut ini ya. caption
Jakarta -

Virus Corona, yang sekarang disebut COVID-19, memang tengah membuat heboh dunia. Pasalnya, virus yang bisa menyebabkan kematian ini menyebar dengan cepat. Tapi sebelumnya, tahukah Bunda perbedaan serta kaitan antara virus Corona, pneumonia, dan virus influenza? Simak paparan ahli ini ya.

Dokter spesialis anak, Subspesialisasi Pulmonologi Respilogi RSCM Dr. dr.Nastiti Kaswandani, Sp.A(K), menjelaskan, dari segi medis, bagian pernapasan dibagi menjadi dua, yakni bagian atas yang terdiri dari hidung sampai pita suara, dan bagian bawah yakni dari pita suara sampai paru-paru.


Di samping itu, dalam praktik medis juga ada istilah ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut. ISPA sendiri sering terjadi, terutama pada bagian atas saluran pernapasan.

"Terutama yang atas, misalnya pada hidung namanya rinitis, kalau tenggorok namanya faringitis atau radang tenggorok, itu biasa terjadi. ISPA yang mengenai saluran atas itu biasa disebut salesma," kata Nastiti, saat wawancara eksklusif bersama HaiBunda, di RSCM, Jakarta, Jumat (21/02/2020).

Nah, kadang infeksi tidak bisa diberantas begitu saja. Pada kondisi tertentu dia menjalar ke bawah, sampai ke jaringan paru. Terutama pada anak-anak, yang saluran napasnya masih sempit, infeksi ini mudah sekali sampai ke paru, Bunda.

"Kalau sudah sampai ke paru, menimbulkan peradangan, itulah yang namanya pneumonia," jelas Nastiti.

Perbedaan Pneumonia, Virus Corona, & Virus Influenza, Bunda Perlu TahuDr. dr.Nastiti Kaswandani, Sp.A(K)/ Foto: Yuni Ayu Amida



Secara definisi, pneumonia adalah radang paru akut atau infeksi paru akut, atau masyarakat lebih mengenal dengan paru-paru basah. Karena jaringan paru-paru berfungsi sebagai tempat pertukaran oksigen, maka pneumonia bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan tepat. Nastiti menuturkan, pneumonia masih jadi penyebab tertinggi kematian balita.

Lebih lanjut Nastiti menjelaskan, ada banyak virus yang menyebabkan ISPA, di antaranya rhinovirus, human corona virus, dan virus influenza. Sedangkan bakteri penyebab ISPA paling banyak dikarenakan bakteri streptococcus pneumoniae, dan haemophilus influenzae type B (Hib).

"Jadi sebetulnya kita bicara tentang virus influenza sama dengan kita bicara tentang virus corona. Sementara kalau pneumonia, kita bicara lokasinya di paru-paru, bahwa kalau sudah kena pneumonia dia sudah radang paru akut," jelas dokter yang praktik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta ini.

Nastiti kemudian menambahkan, sebenarnya hampir semua bakteri atau virus bisa menyebabkan pneumonia dan kematian. Namun virus yang paling sering adalah virus influenza, dan virus Corona tertentu seperti Sars, Mers-CoV, dan COVID-19.

"Tapi yang sepanjang tahun sebenarnya virus influenza," kata Nastiti.

"Jadi, Corona dan influenza adalah virusnya, pneumonia adalah penyakit yang bisa ditimbulkan oleh virus Corona dan virus influenza," tegasnya.



Simak juga manfaat bawang putih dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi