HaiBunda

MOM'S LIFE

Perlukah Olahraga Saat Diet di Bulan Puasa?

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Jumat, 08 May 2020 08:04 WIB
Perlukah Olahraga Saat Diet di Bulan Puasa/ Foto: Getty Images/svetikd
Jakarta - Selain untuk mendapatkan pahala, ibadah puasa di bulan Ramadhan kerap dimanfaatkan sebagian orang untuk menurunkan berat badan. Jika di hari biasa, olahraga adalah salah satu kunci diet. Apakah di bulan puasa juga demikian?

Dilansir Up Fitness, kalau bertujuan membakar lemak, menurunkan berat badan, atau membentuk otot, maka olahraga adalah kunci untuk mendapatkan tubuh yang lebih baik. Olahraga sepanjang bulan Ramadhan penting untuk mempertahankan kemajuan dan bahkan menjadikan tubuh lebih bugar dan lebih ramping dari sebelumnya.


Jangan gunakan Ramadhan sebagai alasan untuk berhenti berolahraga. Karena menunda olahraga selama sebulan penuh akan membuat kita merasa sulit untuk berolahraga lagi di bulan selanjutnya. Tetap aktif selama Ramadhan adalah suatu keharusan bagi siapa saja yang ingin menurunkan berat badan.


Hal senada diungkapkan dr.Javaid Shah, Dokter Spesialis di Dubai. Menurut Shah, berolahraga saat puasa sebenarnya dapat membuat otak kita, neuro-mortor dan serat otot menjadi lebih muda.

"Ketika kita berolahraga selama puasa, itu pada dasarnya memaksa tubuh kita untuk meluruhkan lemak, karena proses pembakaran lemak tubuh kita dikendalikan oleh sistem saraf simpatik, yang didukung oleh olahraga dan pengurangan makanan," kata Javaid, dikutip dari Khaleej Times.

Asisten Manajer Kebugaran dan Pelatih Pribadi di Fitness First Gym and Health Club, Sheu, menambahkan bahwa berolahraga sambil berpuasa dapat membantu menjaga berat badan.

"Seseorang tidak boleh berhenti berolahraga selama bulan Ramadhan. Ini membantu untuk mengendalikan berat badan dan tetap sehat," jelas Sheu.

Perlukah Olahraga Saat Diet di Bulan Puasa?/ Athletic muslim woman is exercising on staircase/ Foto: iStock


Hanya saja, jika Bunda memutuskan untuk berolahraga di bulan Ramadhan, ada hal yang juga harus diperhatikan, misalnya waktu tepat berolahraga. Javaid menyarankan, berolahraga setelah salat Tarawih di malam hari. Ini adalah waktu dimana makanan dan air sudah bisa dikonsumsi, jadi dapat membantu selama olahraga. Beberapa olahraga juga bisa dilakukan setelah berbuka puasa atau sesaat sebelum sahur.

"Berolahraga satu jam sebelum berbuka puasa memberi Anda fleksibilitas dalam waktu makan. Ini meremajakan tubuh dalam waktu cepat," kata Sheu.

Selain itu, jenis olahraga juga harus diperhatikan, Bun. Olahraga intensitas tinggi yang menyebabkan denyut nadi berdetak di atas 150 per menit harus dihindari, terutama jika belum berbuka puasa. Sebaliknya, olahraga yang disarankan para ahli adalah yang lambat atau sedang, seperti jalan cepat, jogging pelan, bersepeda, dan latihan dengan alat ringan di gym.


Simak juga metode diet puasa dalam video ini:



(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Parenting Nadhifa Fitrina

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK