sign up SIGN UP search


moms-life

Manfaat dan Risiko Pakai Menstrual Cup Saat Haid, Bunda Perlu Tahu

Annisa Afani Selasa, 23 Jun 2020 05:20 WIB
Menstrual Cup: Lebih Baik daripada Pembalut? caption
Jakarta -

Nama menstrual cup mungkin sudah terdengar tidak asing ya, Bunda. Namun apakah Bunda sudah benar-benar memahami manfaat dan risiko penggunaan menstrual cup saat haid?

Menstruasi cup adalah jenis produk kesehatan feminin yang bisa digunakan berulang kali, Bunda. Bentuknya seperti cangkir kecil dengan corong dan terbuat dari bahan silikon. Untuk cara kerjanya, cup ini bisa dimasukkan ke dalam (tidak terlalu dalam) vagina, dan berfungsi untuk menampung dan mengumpulkan darah menstruasi.

Melansir dari HealthLine, cup ini bisa menampung cairan lebih banyak dibanding dengan metode lainnya lho, Bunda. Namun, hal tersebut berbeda-beda pada setiap wanita, tergantung pada aliran darah masing-masing.


Rata-rata, menstrual cup bisa digunakan hingga 12 jam saat haid. Banyak wanita menggunakan menstrual cup sebagai alternatif ramah lingkungan, dibanding dengan pembalut.

Bagi sebagian wanita, penggunaan menstrual cup ini memiliki beberapa manfaat lho, Bunda. Di antaranya:

1. Lebih hemat

Memang, untuk harga satu menstrual cup tidak semurah pembalut biasanya. Tapi jika menghitung nilai ekonomisnya, menggunakan menstrual cup tidak akan membuat rugi karena bisa dipakai berulang kali, tanpa harus diganti-ganti seperti pembalut biasa.

2. Lebih aman

Menstrual cup lebih aman karena mengumpulkan cairan, bukan menyerapnya pada kapas. Sehingga akan menurunkan risiko terkena toxic shock syndrome (TSS), yakni infeksi bakteri langka yang terkait dengan penggunaan pembalut.

3. Menampung lebih banyak

Menstrual cup juga bisa menahan lebih banyak darah, bahkan bisa menampung hingga sekitar 59 ml cairan. Di sisi lain, pembalut biasa hanya bisa menampung hingga 38 ml.

4. Ramah lingkungan

Selain ramah anggaran, menggunakan menstrual cup juga salah satu cara menjaga bumi dari sampah plastik pembalut, karena bisa digunakan berulang kali. Bunda.

ilustrasi menstrual cupilustrasi menstrual cup/ Foto: iStock


Namun, pemakaian menstrual cup ini tidak hanya memberikan manfaat. Berikut ada beberapa risiko yang juga perlu Bunda tahu:

1. Berantakan

Saat akan melepaskan cup, ada risiko terjadinya sedikit kekacauan seperti ketumpahan. Ini bisa terjadi saat pemakaiannya tidak berada pada posisi yang tepat, sehingga agak sulit untuk dilepas.

2. Sulit untuk dipakai dan dilepas

Bagi yang masih baru menggunakan, tentunya akan terasa sulit dalam pemasangan dan pelepasannya, Bunda. Tapi, hal ini bisa diatasi seiring berjalannya waktu dan seringnya pemakaian.

3. Tidak pas

Terkadang sulit untuk mencari cup yang pas dan cocok untuk vagina sendiri. Ini memang dibenarkan karena ukurannya tidak sama dan cocok bagi setiap wanita. Artinya, mungkin Bunda harus mencoba beberapa merk terlebih dahulu untuk menemukan yang pas.

4. Alergi

Kemungkinan terjadinya reaksi alergi juga ada, Bunda. Hal tersebut bisa diakibatkan dari bahan menstrual cup yang tidak cocok bagi sebagian orang seperti karet, silikon, atau lateks.

5. Iritasi vagina

Menstrual cup juga bisa menyebabkan iritasi pada vagina. Ini terjadi apabila cup tersebut tidak dibersihkan dan dirawat dengan benar. Selain itu, menstrual cup juga memiliki kemungkinan peningkatan adanya infeksi.

Untuk mencegahnya, cuci cangkir menstruasi dengan sangat baik. Bilas dan keringkan terlebih dahulu sebelum dipakai kembali, lalu cuci tangan kembali setelahnya ya, Bunda.

Lihat juga beberapa makanan pereda haid dalam video berikut, Bunda:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi