HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Membuat Kaldu Tulang Sapi MPASI Kaya Manfaat

Annisa Afani   |   HaiBunda

Rabu, 22 Jul 2020 13:54 WIB
Ilustrasi kaldu tulang sapi untuk MPASI/Foto: Getty Images/iStockphoto/ferlistockphoto
Jakarta -

Setelah bayi memasuki usia 6 bulan dan siap mengonsumsi makanan padat, Bunda sudah bisa menyiapkan beberapa bahan makanan pendamping ASI (MPASI). Meski demikian setiap anak berbeda, Bunda.

Menurut American Academy Pediatric, dikutip dari Medical News Today, Bunda bisa memberikan MPASI jika si kecil sudah menunjukkan kesiapan, seperti bisa duduk sendirian, mampu mengontrol kepalanya dengan baik, dan sudah bisa membuka mulut dan membungkuk ketika disuapi.

Tujuan pemberian MPASI adalah untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, yang tak lagi bisa hanya dipenuhi dari ASI atau susu formula.Untuk itu, Bunda harus memilih bahan yang tepat agar dapat memberi gizi yang optimal, sehingga bayi terhindari dari malnutrisi seperti stunting dan ADB.


Salah satu bahan makanan yang mampu memenuhi kebutuhan gizi tersebut adalah kaldu tulang sapi, Bunda. Kaldu sendiri merupakan penyedap alami yang aman dan bisa membuat makanan si kecil terasa lebih sedap.

Dikutip dari Oh Baby, kaldu tulang sapi juga dapat memberi manfaat lain lho, yakni:

1. Mengurangi resiko alergi

Manfaat luar biasa dari sup tulang sapi adalah kolagen yang memiliki kemampuan untuk memperkuat lapisan usus, mengurangi risiko alergi dan kepekaan terhadap makanan.

2. Mendukung imunitas dan pencernaan

Asam amino spesifik dalam kaldu tulang sapi juga berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

3. Membantu perawatan sendi

Kaldu tulang mengandung glukosamin dan kondroitin. Dua hal ini merupakan nutrisi terpenting untuk perawatan sendi dan akan membantu dalam perkembangan sendi bayi.

4. Memperkuat pertumbuhan tulang dan gigi

Kaldu tulang kaya akan kalsium dan magnesium yang mudah dicerna dan berasimilasi. Dan ini sangat penting bagi bayi karena dapat membangun tulang dan giginya agar kuat dan sehat.

Nilai gizi yang diperoleh dari kaldu tulang sapi ini juga cukup untuk memenuhi kebutuhan si Kecil, Bunda. Dalam satu porsinya, kaldu tulang sapi dapat memenuhi 118,7 kilokalori (kkal) energi; 5,9 gram protein; 3,2 gram lemak; serta 16,6 gram karbohidrat.

Cara membuat kaldu tulang sapi juga tidak sulit, Bunda. Bahan dan alat yang digunakan tidak banyak, karena hanya menggunakan slow cooker, atau bisa juga memakai panci dan kompor.

Ilustrasi anak makan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/ferlistockphoto

Berikut ini cara membuat MPASI kaldu tulang sapi yang bisa dicoba di rumah, dikutip dari buku MPASI with Love.

Bahan-bahan:

2 dengkul tulang sapi
1,5 liter air
2 siung bawang putih, iris halus
1/2 ruas jahe, memarkan
1 batang seledri, simpul
1 batang daun bawang, iris
1/2 buah bawang bombay, iris
1 buah bunga lawang
2 buah kapulaga
1 buah cengkeh
1 buah wortel, potong memanjang
garam dan gula secukupnya.

Cara membuat:

1. Siapkan slow cooker, masukkan tulang sapi dan air, kemudian putar ke high. Masak selama 12 menit, atau sampai ayam mengeluarkan kaldu. Alternatif lainnya, Bunda bisa menggunakan panci dan merebusnya langsung di atas kompor selama 30 menit.

2. Masukkan semua sayuran, bawang, dan rempah. Masak hingga sayuran mengeluarkan kaldu dan harum.

3. Saring seluruh bahan, lalu masukkan ke wadah sesuai yang dibutuhkan bayi untuk dicampurkan dengan nasi.

Selamat mencoba ya, Bunda!

Bunda, simak juga ikan pengganti salmon untuk MPASI dalam video berikut:



(AFN/jue)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Tak Suka Merayakan Ulang Tahun

Mom's Life Natasha Ardiah

Cara Menonaktifkan NPWP Istri di Coretax dengan Mudah dan Cepat, Panduan Terbaru yang Perlu Bunda Ketahui

Mom's Life Arina Yulistara

10 Makanan yang Hampir Tak Pernah Basi, Bisa Bertahan Bertahun-tahun

Mom's Life Natasha Ardiah

Hanya Konsumsi Nugget Sejak Kecil, Bocah Ini Alami Gangguan Makan Serius

Parenting Kinan

Viral Aksi Suami Sulap Kamar Mandi agar Istri Lebih Nyaman saat Alami Morning Sickness

Kehamilan Indah Ramadhani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Alasan Gaya Parenting Type C, Dianggap sebagai Pola Pengasuhan Paling Keren

9 Ciri Kepribadian Orang yang Tak Suka Merayakan Ulang Tahun

Cara Menonaktifkan NPWP Istri di Coretax dengan Mudah dan Cepat, Panduan Terbaru yang Perlu Bunda Ketahui

Dampak Buruk Kehamilan Lebih dari 39 Minggu pada Bumil dengan Diabetes Gestasional

Hanya Konsumsi Nugget Sejak Kecil, Bocah Ini Alami Gangguan Makan Serius

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK