sign up SIGN UP search


moms-life

Update Corona di Indonesia: 104.432 Positif, 4.975 Meninggal dan 62.138 Sembuh

Maya Sofia Rabu, 29 Jul 2020 20:36 WIB
Positive blood test result for the new rapidly spreading Coronavirus, originating in Wuhan, China caption
Jakarta -

Bunda masih mengikuti perkembangan kasus virus Corona (COVID-19) di Indonesia? Jika iya, tentunya Bunda sudah tahu soal kasus positif COVID-19 yang bertambah sebanyak 2.381 per hari ini atau 29 Juli 2020.

Seperti diketahui dengan penambahan tersebut, berarti total kasus positif virus Corona di Indonesia hari ini mencapai 104.432.

Menutip situs web covid19.go.id, Rabu (29/7/2020), tercatat jumlah pasien sembuh pada hari ini bertambah 1.599, sehingga total menjadi 62.138. Kemudian, pasien yang meninggal pada hari ini mencapai 74. Dengan demikian total menjadi 4.975.


Sebelumnya Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyoroti perkembangan dua wilayah administrasi, salah satunya DKI Jakarta. Lima kota administratif di daerah khusus ini berada pada zona risiko tinggi atau merah, sedangkan satu kabupaten pada zona risiko sedang.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Bakti Bawono Adisasmito menyampaikan situasi di wilayah DKI Jakarta perlu mendapatkan perhatian masyarakat secara luas. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan kondisi wilayah secara serius.

"Terlihat bahwa pada minggu lalu, 19 Juli, ada 33 persen atau dua wilayah, yaitu Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, dengan risiko tinggi yaitu merah. Dan pada Minggu, 26 Juli, ada lima kota di Jakarta yang risiko tinggi. Ini harus kita cermati bersama. Bahkan pada Minggu, 21 Juni, ada satu daerah yang zona tidak terdampak yaitu Kepulauan Seribu sekarang sudah menjadi risiko sedang," kata Prof. Wiku saat melakukan konferensi pers di Media Center Satgas Nasional, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Ia mengajak untuk melihat lebih detail kondisi DKI Jakarta. Wiku mengatakan, dalam minggu terakhir kasusnya meningkat cukup drastis dari seminggu sebelumnya. Seminggu sebelumnya adalah 1.880 kasus menjadi 2.679.

"Ini adalah peningkatan yang cukup pesat. Di sebelah kiri bawah, kita bisa melihat gambaran distribusi kelompok umur dari COVID-19. Terlihat pada usia 18 sampai dengan 59 tahun jumlahnya yang positif adalah 80 persen," tambahnya.

Menurutnya, ini adalah kontribusi kasus positif pada kelompok umur dari 18 sampai 59, sedangkan kalau dilihat dari yang meninggal sisi usia, ternyata di atas 45 tahun jumlah cukup besar yaitu 80 persen.

"Artinya, penularan bisa terjadi di kelompok usia relatif produktif dan korban meninggal justru pada usia lanjut," ucapnya.

Simak juga tips aman ke kantor lagi di era new normal dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi