HaiBunda

MOM'S LIFE

6 Tips Penting Supaya Ketupat Tak Mudah Basi, Bunda Perlu Tahu

Kurnia Yustiana   |   HaiBunda

Jumat, 31 Jul 2020 14:02 WIB
Ketupat
Jakarta -

Tak hanya Idul Fitri, saat Idul Adha, ketupat juga umumnya menjadi santapan wajib bersama keluarga di rumah ya, Bunda. Rasanya kurang lengkap kalau belum makan ketupat.

Ketupat bisa Bunda beli maupun bikin sendiri. Kalau mau membuat ketupat sendiri, ada triknya nih, Bunda, supaya hasilnya bisa empuk dan tidak mudah basi.

Untuk membuat ketupat yang enak, tentu banyak hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu. Tapi tetap enggak ribet kok, Bunda, asal tahu triknya.


Mulai dari awal pemilihan jenis beras untuk bahan ketupat, kulit, hingga cara penyimpanannya harus tepat. Nah, buat Bunda yang mau membuat ketupat, ada sejumlah trik yang bisa diikuti.

Berikut ini 6 tips supaya ketupat tak mudah basi:

1. Memilih beras

Dilansir detikcom, hal awal yang harus diperhatikan adalah pemilihan beras. Bunda sebaiknya pilih beras yang pulen. Lalu rendam beras dalam air dingin selama 1 jam.

Jika mau, tambahkan sedikit air kapur sirih supaya ketupat sedikit lebih kenyal. Setelah sejam, tiriskan beras sampai kering.

2. Kulit ketupat

Selain beras, kulit ketupat juga harus yang bagus ya, Bunda. Sangat penting memilih kulit yang ukurannya sama agar nanti ketupat matang bersamaan. Anyaman janur pada kulit ketupat juga harus cukup rapat buat menahan beras agar tak keluar.

3. Memasak ketupat

Isi kulit ketupat dengan beras hingga 2/3 bagian saja. Kemudian susun ketupat dalam panci yang tinggi dan besar, tuang air panas sampai air merendam ketupat, masak selama 2 - 3 jam.

Kalau airnya berkurang tambahkan lagi air panas secukupnya. Selain cara ini, Bunda juga bisa membuat ketupat lebih cepat dengan pressure cooker, sehingga matang dalam waktu sekira 30 menit.

Ketupat/ Foto: istimewa

4. Siram ketupat dengan air dingin

Setelah ketupat matang sempurna, Bunda sebaiknya menyiramnya dengan air dingin. Trik ini dilakukan supaya ketupat tak cepat basi dan berair.

Hal ini pun membersihkan lendir dari janur di permukaan ketupat yang sudah matang, sekaligus menghilangkan kotoran sisa air rebusan ketupat.

5. Tiriskan sampai kering

Supaya ketupat awet, kunci pentingnya adalah meniriskan sampai benar-benar kering. Taruhlah ketupat di atas wadah bercelah, misalnya tampah, sehingga air mengalir keluar.

6. Ketupat digantung

Satu lagi cara yang tak boleh dilewatkan adalah menyimpan ketupat dengan cara menggantungnya. Bunda sebaiknya menggantung ketupat di tempat yang terbuka dan berangin ya.

Dengan digantung, sisa-sisa air rebusan ketupat juga bisa lebih cepat hilang. Ketupat pun jadi lebih awet.

Simak juga video resep ketupat sayur tauco:



(kuy/kuy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

10 Ciri-ciri Benjolan di Ketiak yang Tidak Berbahaya

Menyusui Indah Ramadhani

Potret Hangat Lyra Virna & Eric Scada Bersama Pasangan, Kompak Dampingi Anak

Mom's Life Annisa Karnesyia

Sering Bikin Kaget! Ini 5 Gejala Kehamilan Paling Unik & Cara Mengatasinya

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Cara Cek Status Pernikahan di SIMKAH Kementerian Agama

Mom's Life Arina Yulistara

Terpopuler: Momen Manis Richa Iskak Jadi Model Runway bareng Sang Putra

Mom's Life Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Adakah Libur Awal Puasa Ramadhan 2026 untuk Anak Sekolah? Cek Jadwalnya

10 Ciri-ciri Benjolan di Ketiak yang Tidak Berbahaya

Sering Bikin Kaget! Ini 5 Gejala Kehamilan Paling Unik & Cara Mengatasinya

7 Drama Korea Romantis dengan Lokasi Syuting di Eropa, Suguhkan Pemandangan Indah

Cara Cek Status Pernikahan di SIMKAH Kementerian Agama

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK