sign up SIGN UP search


moms-life

3 Cara Menyimpan Tepung Supaya Tidak Berkutu dan Bau Tengik

Siti Hafadzoh Senin, 24 Aug 2020 04:00 WIB
Food products in the kitchen storing ingredients in pantry. Woman taking jar of flour caption
Jakarta -

Tepung menjadi bahan utama untuk membuat berbagai kue dan masakan. Mulai dari bakwan, kulit risol, hingga kue ulang tahun.

Namun, kadang-kadang kalau tepung disimpan terlalu lama akan muncul kutu dan berbau tengik. Ini terjadi kalau menyimpan tepung dengan cara yang tidak tepat, Bunda.

Mengutip The Spruce, bau tengik terjadi karena lemak dalam tepung teroksidasi saat terkena udara dan kelembapan. Lama-lama, penyimpanan yang tidak tepat akan merusak kesegaran tepung.


Dilansir All Recipes, berikut 3 cara menyimpan tepung supaya tidak berkutu dan bau tengik:

1. Menyimpan di tempat dingin

Mencegah tepung rusak berarti menjaga agar minyak alaminya tetap dingin. Kalau punya freezer kosong, Bunda dapat menyimpan tepung di situ.

Menyimpan tepung di dalam freezer mencegah bau tengik. Hama juga akan mati kalau tepung disimpan di dalam freezer selama 4 hari.

Kalau ruangan di freezer dan kulkas penuh dan ingin menyimpan banyak tepung, Bunda dapat mencari alternatif tempat lain yang juga dingin. Misalnya, ruang bawah tanah atau garasi.

2. Tempat penyimpanan harus gelap

Musuh tepung adalah cahaya karena menghantarkan panas. Selain itu, cahaya juga menyebabkan terjadinya oksidasi yang bisa merusak tepung.

Makanya, Bunda harus menyimpan tepung di tempat yang gelap. Simpanlah tepung di dalam wadah tak tembus cahaya.

3. Wadah kedap udara

Wadah kedap udara sangat penting lho karena pembusukan tepung berasal dari oksigen, Bunda. Kalau tidak ada udara, pembusukan akan lebih lambat.

Nah, kalau Bunda ingin tepung awet, masukkan dulu ke freezer selama 4 hari. Kemudian, pindahkan ke wadah yang kedap udara.

Cara menyimpan tepung ini sangat cocok untuk jangka panjang. Jadi, untuk Bunda yang sering belanja stok tepung bisa pakai cara ini ya.

Lihat juga tips menyimpan lemon agar awet berbulan-bulan berikut ini yuk, Bunda:

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi