sign up SIGN UP search


moms-life

Manfaat Ramuan Herbal yang Diminum Novel Baswedan Sembuh dari Corona

Asri Ediyati Sabtu, 12 Sep 2020 18:50 WIB
Korban penyiraman air keras Novel Baswedan bicara alasannya tak ikut rekonstruksi yang digelar polisi. Faktor kesehatan jadi alasan ia tak ikut rekonstruksi itu caption
Jakarta -

Novel Baswedan dan keluarga akhirnya dinyatakan sembuh dari COVID-19 atau Corona setelah 11 hari isolasi. Hal ini ia ungkap dalam akun Twitter pribadinya @nazaqistsha. Ia juga menjelaskan apa yang dikonsumsi selama isolasi mandiri.

Selain menjaga psikis dan istirahat yang cukup, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengaku rutin minum ramuan yang berisi herbal dan probiotik, Bunda.

"Konsumsi ramuan yang berisi herbal dan probiotik. Herbal, di antaranya kunyit dan kencur diparut dan diseduh dengan air hangat dicampur dengan madu juga rebusan jahe yang diberi minyak kayu putih setetes," ujarnya.


Novel Baswedan dan keluarga juga rutin mengonsumsi beberapa suplemen yang dianjurkan dokter, di antaranya, Vitamin C, D, E, dan zinc.

Bicara soal ramuan herbal yang diminum oleh Novel Baswedan dan keluarga sembuh dari Corona, kita akan membahas satu per satu bahan yang digunakan dan apa hubungannya dengan kekebalan tubuh.

Bahan pertama, yaitu kunyit. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE (Public Library of Science), kurkumin, senyawa yang ditemukan dalam kunyit diketahui memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

nasi kuning. indonesian yellow rice served with fried chicken on banana leafMinuman kunyit/ Foto: iStock

Kunyit, yang merupakan antivirus, antijamur dan antibakteri, juga merupakan prebiotik yang mendorong pertumbuhan bakteri sehat di usus kita.

"Kunyit adalah ramuan kuat dengan lebih dari 300 nutrisi termasuk beta-karoten, asam askorbat (vitamin C), kalsium, flavonoid, serat, zat besi, niasin, kalium, seng. Tetapi senyawa aktif yang telah menarik perhatian para ilmuwan, industri suplemen dan ahli teknologi makanan adalah kurkumin karena sifat anti-inflamasi dan anti-bakterinya," kata ahli gizi Nikhil Chaudhary, dikutip dari Indian Express.

"Penyerapan kurkumin dari kunyit ditingkatkan 2000 kali dengan merica, senyawa yang ada dalam lada hitam. Entah bagaimana nenek moyang kami tampaknya telah memecahkan pengetahuan ini karena semua resep kami memiliki kombinasi kunyit dan lada hitam," ujar Chaudhary.

Bahan kedua, yaitu kencur. Sama dengan kunyit, kencur memiliki senyawa antioksidan, antiinflamasi, dan melindungi infeksi. Lalu, bahan pelengkap, yakni madu dan jahe.

Ahli gizi klinis Katherine Marengo, LDN, RD, mengatakan bahwa jahe dan madu adalah salah satu bahan alami yang merupakan anti-inflamasi (anti-peradangan). Keduanya adalah antioksidan yang kuat yang juga berfungsi sebagai antibakteri.

"Madu mengaktifkan respons sistem kekebalan terhadap infeksi dan mencegah proliferasi sel. Mengontrol proliferasi sel adalah kunci untuk menghentikan virus yang mengganggu," tulis Marengo, dilansir HealthLine.

Mengutip India Times, sejak lama, jahe telah digunakan untuk tujuan pengobatan karena kaya nutrisi. Bahkan dalam beberapa pengobatan Ayurveda (ilmu kesehatan kuno di India) jahe telah digunakan sebagai bahan aktif.

Hal ini disebabkan adanya Gingerol, komponen aktif yang menjadikan jahe sebagai penguat kekebalan yang sempurna. Selain itu, jahe memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi, yang membantu mencegah beberapa penyakit dan membantu melawan infeksi. Menurut Marengo, jahe juga dapat membantu meredakan nyeri otot, Bunda.

Sementara minyak kayu putih berfungsi melawan infeksi. Biasanya, minyak kayu putih ini bagus untuk pemakaian topikal, Bunda. Untuk dicampur dengan air putih dan diminum, belum ada temuan ilmiahnya hingga sekarang.

Simak juga asupan alami peningkat kekebalan tubuh melalui video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi