sign up SIGN UP search


moms-life

5 Tanaman Hias Berdaun Kecil, Unik dan Cocok untuk Dekorasi Rumah

Siti Hafadzoh Minggu, 27 Sep 2020 04:00 WIB
Yellow orchid in cozy living room. caption
Jakarta -

Menanam tanaman hias di rumah merupakan salah satu cara untuk membuat ruangan terlihat lebih segar. Selain itu, kalau bentuk daunnya unik dan menarik, tanaman hias juga bisa menjadi pusat perhatian di ruangan lho.

Kalau Bunda punya ruangan yang sempit, tanaman hias berdaun kecil bisa menjadi pilihan nih. Tanaman hias berdaun kecil tidak akan terlihat mendominasi ruangan.

Dirangkum dari berbagai sumber, ini 5 tanaman hias berdaun kecil yang unik dan cocok untuk dekorasi rumah:


1. String of pearls

Sesuai namanya, tanaman hias string of pearls bentuknya mirip untaian mutiara, Bunda. Daun tanaman ini berbentuk bulat kecil dan berwarna hijau.

Tanaman hias string of pearls termasuk dalam tanaman hias sukulen, Bunda. Ini karena daunnya berbentuk tebal, berbeda dengan tanaman lain.

Dilansir The Spruce, string of pearls tidak punya masalah penyakit atau hama. Perawatan tanaman hias yang satu ini juga cukup mudah kok.

String of pearls bisa hidup sampai 5 tahun kalau dirawat dengan benar. Sering-sering membuat stek tanaman ini ya.

2. Baby tears

Tanaman hias indoor yang satu ini punya daun yang berukuran sangat kecil. Tapi, daun yang tumbuhnya sangat banyak, Bunda.

Baby tears bisa ditanam di dalam pot. Selain itu, baby tears juga bisa dijadikan tanaman hias terrarium.

Mengutip Gardening Know How, tanaman baby tears termasuk dalam kelompok urticaceae. Baby tears menyukai lingkungan yang kelembapannya tinggi.

Jadi, baby tears sangat cocok ditanam di terrarium untuk mempertahankan kelembapannya. Nah, kalau ditanam di pot biasa, sering-sering semprotkan air ya.

3. Air plant

Berbeda dengan tanaman-tanaman sebelumnya, air plant ukurannya memang kecil. Daun air plant mirip dengan daun lidah buaya, bedanya lebih tipis dan kecil.

Tanaman hias indoor ini tidak membutuhkan media tanam untuk hidup. Makanya, Bunda bisa dengan bebas mendekorasi dan meletakkan tanaman ini di tempat apapun.

Cara merawat air plant bukan dengan disiram, Bunda. Dikutip dari Gardenista, cara merawat air plant adalah dengan sesekali mencelupkan tanaman ke air.

Air plant dapat beradaptasi menggunakan sisik khusus pada daunnya. Itulah yang digunakan tanaman untuk menangkap kelembapan.

4. Asparagus fern

Meski namanya asparagus fern, tanaman ini ternyata bukan termasuk dalam keluarga pakis. Tanaman hias asparagus fern termasuk dalam keluarga liliaceae, seperti lili, tulip, dan amaryillis.

Duannya berukuran sangat kecil dan tumbuh dalam jumlah banyak. Tanaman ini akan tumbuh menyebar kalau ditanam di luar ruangan.

Tanaman asparagus fern yang sudah besar dapat tumbuh menjadi berkayu dan memiliki duri tajam. Jadi, Bunda harus berhati-hati ya ketika memangkas asparagus fern.

Asparagus fern merupakan tanaman hias yang tak banyak bermasalah. Tapi, ketika dijadikan tanaman hias indoor, mungkin akan terkena kutu daun. Solusinya, Bunda perlu memberikan insektisida.

5. Donkey tail

Daun donkey tail bentuknya mirip dengan buah anggur, Bunda. Ukuran daun donkey tail kecil dan warnanya hijau.

Tanaman hias donkey tail sebaiknya ditanam di pot gantung, Bunda. Tanaman donkey tail akan tumbuh menjuntai.

Donkey tail termasuk dalam jenis tanaman hias sukulen. Daunnya tebal, seperti kaktus dan lidah buaya.

Nah, tanaman ini cocok untuk Bunda yang tinggal di tempat bersuhu panas. Perhatikan penyiraman tanaman ini, pastikan media tanam donkey tail tidak terlalu basah.

Lihat tanaman hias tropis yang unik di video berikut ini yuk, Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi