MOM'S LIFE
Yuk Lindungi Lansia dan Komorbid dengan Patuhi Protokol Kesehatan
Maya Sofia | HaiBunda
Selasa, 13 Oct 2020 12:02 WIBBunda, tahukah kalau kelompok lanjut usia (lansia) dan orang yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid memiliki risiko kesehatan yang tinggi jika terkena virus corona COVID-19? Angka kematian lansia dan komorbid akibat COVID-19 pun sangat tinggi.
"Angka kematian lansia dan komorbid mencapai 80 persen sampai 85 persen," ujar Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo, dalam bincang-bincang spesial Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab di Media Center Satgas COVID-19 Graha BNPB Jakarta, Jumat (9/10/2020), dikutip dari situ web covid19.go.id.
Oleh karena itu pelanggaran protokol kesehatan sangat berisiko besar bagi lansia dan kelompok komorbid ini. Menurut Doni, lansia dan kelompok komorbid harus sejak awal diketahui jika memang positif COVID-19.
Pria yang juga menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut menuturkan bahwa berdasarkan data rumah sakit, gejala ringan bisa 100 persen. Sementara angka kematian pada pasien berisiko ringan 2,5 persen, risiko sedang 8 persen, dan risiko berat serta kritis 67 persen.
Doni Monardo menjelaskan bahwa perubahan dari gejala ringan ke sedang tersebut memerlukan proses lebih dari sepekan. Adapun perubahan dari kondisi sedang ke berat atau buruk sangat cepat, sekitar satu jam saja.
"Jangan menunggu parah. Lebih cepat penanganan akan lebih baik," kata Doni.
Lebih lanjut Doni mengapresiasi pemerintah daerah yang telah memberikan sanksi tegas pada pelanggar protokol. Aturan sanksi ini telah ditetapkan dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan COVID-19.
"Aparat Kepolisian dan Satpol PP diberi kewenangan untuk memberi sanksi pada mereka yang melanggar, baik perseorangan dan perusahaan," kata Doni.
Nah Bunda untuk melindungi lansia dan kelompok komorbid yuk jangan lupa selalu #ingatpesanbunda atau #ingatpesanibu, untuk #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitanganpakaisabun.
Bunda simak juga cara tepat pakai masker dalam video berikut ini yuk:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
6 Cara untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Selama Pandemi Corona
Cara Meningkatkan Imunitas Kala Pandemi COVID-19, Penting Nih Bun
Tips Membersihkan Rumah dengan Disinfektan Selama Pandemi COVID-19
Sebelum Bertemu Keluarga, Yuk Jaga Jarak & Mandi Dahulu Usai Pulang Kerja
TERPOPULER
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Tas Crossbody 3 Kompartemen: Beneran Bikin Isi Tas Lebih Rapi?
-
Beautynesia
5 Manfaat Minum Matcha untuk Kesehatan Kulit
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret 3 Menantu Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Ada yang Gelarnya Dicopot
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif