HaiBunda

MOM'S LIFE

Pengguna Masker Berkurang, Ini Penyebabnya Bun

Faidah Umu Sofuroh   |   HaiBunda

Jumat, 25 Dec 2020 20:10 WIB
Orang-orang pakai masker saat pandemi Corona/ Foto: iStock
Jakarta -

Ketua Bidang Perubahan Perilaku STPC 19 Sonny Harry B. Harmadi mengungkapkan, jumlah warga yang memakai masker sekarang menurun. Hal ini biasanya disebabkan karena banyak masyarakat yang tidak membawa masker cadangan.

"Pertama kenapa memakai masker itu turun karena mungkin tidak membawa masker cadangan," kata Sonny, dalam sebuah video konferensi pers, Jumat (25/12/2020).

Ia juga mengingatkan, di tengah musim penghujan ini kerap terjadi masker yang basah dan harus diganti. Namun, tak semua orang mempersiapkan hal itu, sehingga mereka pun lebih memilih untuk tidak menggunakan masker.


"Dan kami mengingatkan, bahwa kita ini di puncak musim hujan. Ada potensi cuaca ekstrem yang bisa menyebabkan terjadinya bencana. Kemudian dalam kondisi misalkan orang kehujanan naik motor dan maskernya basah, itu kan juga harus diganti. Cuma memang tidak semua orang siap ternyata," ujarnya.

Dari fakta ini, ia pun mengingatkan masyarakat untuk menyiapkan masker secukupnya saat liburan panjang dan harus bepergian.

"Makannya berulang kali kami menyampaikan kalau liburan panjang dan harus bepergian harus menyiapkan masker cadangan secukupnya. Dan harus betul-betul cukup dan jangan sampai kurang," tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk terus menjaga jarak saat berada di tempat umum, modal transportasi. Jangan sampai membuka masker di keramaian karena risiko penularan COVID-19 akan semakin besar.

"Lalu kemudian kita juga mendorong orang untuk terus mencoba jaga jarak. Kadang-kadang orang kalau bepergian tidak makan di rumah ya, maka harus makan dan membuka masker. Nah pada tempat yang tertutup di dalam moda transportasi, membuka masker lalu kemudian makan dan berbicara itu berpotensi menularkan titik Makannya dengan surat edaran itu mengatur dan memberikan arahan bagaimana langkah-langkah untuk mengurangi risiko penularan melalui perjalanan yang aman," tandasnya.

Intinya, di momen liburan Nataru ini jangan lupa selalu #IngatPesanIbu atau #IngatPesanBunda untuk mengimplementasikan prinsip 3M, yakni #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencucitangan seperti yang dikampanyekan Satgas COVID-19.

Simak juga apa saja yang penting Bunda dan keluarga pahami sebelum liburan akhir tahun, dalam video berikut:

Foto: HaiBunda
(mul/ega)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Haru, Bunda Ini Putuskan Akhiri Perjuangan Panjang IVF setelah 24 OPU dan 7 Kali

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Menandakan Seseorang Memiliki EQ Rendah

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Cara Cuci Hidung Bayi yang Aman, Manfaat, Risiko Bahaya & Rekomendasi Alat

Parenting Nadhifa Fitrina

Deretan Artis Dunia yang Hamil dan Akan Melahirkan di 2026

Kehamilan Annisa Karnesyia

14 Event Seru di Jakarta & Sekitarnya untuk Liburan Bareng Anak, Ada yang Gratis

Parenting Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Menandakan Seseorang Memiliki EQ Rendah

5 Cara Cuci Hidung Bayi yang Aman, Manfaat, Risiko Bahaya & Rekomendasi Alat

Haru, Bunda Ini Putuskan Akhiri Perjuangan Panjang IVF setelah 24 OPU dan 7 Kali

Potret Oka Antara dan Istri Kunjungi Anak yang Sekolah di Amerika Serikat

14 Event Seru di Jakarta & Sekitarnya untuk Liburan Bareng Anak, Ada yang Gratis

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK