moms-life
4 Tradisi Imlek Indonesia yang Bisa Dilakukan Saat Pandemi, Simak Yuk Bunda
HaiBunda
Senin, 08 Feb 2021 17:05 WIB
Tahun Baru Imlek 2021 akan segera tiba nih, Bunda. Kali ini perayaannya akan jatuh pada 12 Februari 2021 mendatang.
Seperti yang kita tahu, perayaan pergantian tahun China ini selalu diisi dengan beragam kegiatan tradisional. Bukan sembarangan, semua yang dilakukan saat momen Imlek ini memiliki makna tersendiri di baliknya, lho.
Tradisi Imlek kerap dilakukan dengan beramai-ramai dan membuat kerumunan hingga membuat suasana menjadi lebih meriah. Namun sayangnya, tahun ini tak dapat direalisasikan seperti sebelumnya karena pandemi COVID-19 yang belum usai.
Walau begitu, bukan berarti kebahagiaan yang mengiringi momen ini ikut redup ya, Bunda. Sebab, meski tak bisa berkumpul untuk merayakannya dengan meriah di luar rumah, sebenarnya kita tetap bisa menciptakan nuansa serupa, ditambah lagi dengan keintiman yang lebih terasa saat bersama keluarga terdekat.
Nah, apa aja sih tradisi Imlek yang tetap bisa Bunda dan keluarga rasakan di tengah pandemi COVID-19 saat ini? Untuk lebih lengkap, simak sebagaimana yang sudah HaiBunda rangkum dari berbagai sumber berikut, ya.
1. Bersih-bersih dan dekorasi rumah
Membersihkan rumah merupakan tradisi masyarakat yang dilakukan sehari menjelang Imlek. Tujuannya untuk membuang segala keburukan yang menghalangi datangnya keberuntungan di tahun baru yang akan disambut tersebut.
Selanjutnya, dekorasi rumah juga menjadi hal yang terpenting, Bunda. Mulai dari mengecat ulang warna pintu dan jendela rumah, hingga menempelkan kertas yang bertuliskan kalimat atau kata-kata baik.
2. Serba merah
Seperti Bunda ketahui, salah satu ciri khas dalam setiap perayaan Imlek adalah serba warna merah. Sebab, bagi masyarakat Tionghoa, merah melambangkan sesuatu yang sejahtera, kuat, serta membawa keberuntungan.
Warna merah juga dipercaya dapat mengusir Nian atau sejenis makhluk buas, Bunda. Nian hidup di dasar laut atau gunung dan keluar saat musim semi maupun saat tahun baru Imlek untuk mengganggu manusia, terutama anak kecil.
Merah ini enggak cuma diaplikasikan pada rumah lho, Bunda. Namun turut berlaku pada pakaian, serta aksesori yang digunakan selama merayakan Imlek.
Apalagi tradisi menarik yang tetap dapat dilakukan saat Imlek di tengah pandemi? Klik BACA HALAMAN BERIKUTNYA ya, Bunda.Â
Bunda, simak juga resep Mandarin cheese cake untuk temani perayaan Imlek bersama keluarga dalam video berikut, yuk:
Bagi-bagi Angpau
Ilustrasi Imlek atau Tahun Baru China/ Foto: iStock
3. Bagi-bagi angpau
Bagi-bagi angpau tentu menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu ya, Bunda. Ini merupakan tradisi yang terapkan dalam keluarga masyarakat China. Mirip seperti Lebaran umat Muslim, momen ini juga memberikan sebagian rezeki kepada anak-anak dan orang tua.
Bagi-bagi angpau juga dipercaya dapat memperlancar rezeki di kemudian hari. Membagikan angpau saat Imlek berkaitan dengan transfer energi dan kesejahteraan.
Sementara itu Menteri Kesehatan Budi G Sadikin mengungkap bahwa makna dari perayaan Tahun Baru Imlek juga sebagai harapan baru dan keberuntungan baru. Oleh karena itu, tanpa mengurangi makna tersebut, ia pun mengimbau kepada Umat Koghuchu agar merayakan Imlek dengan cara-cara yang baru.
"Caranya kita bisa melakukannya dengan keluarga kita di rumah atau dengan cara-cara digital. Kita bisa mengirimkan angpao dengan cara digital, bagus juga kalau kita kirimkannya melalui transfer atau kalau tetap mau mengirimkan amplop merahnya bisa dikirim melalui aplikasi ojek online sekaligus untuk menyejahterakan saudara-saudara kita," ujar Budi dikutip dari laman Kemenkopmk.
Klik BACA HALAMAN BERIKUTNYA ya, Bunda.
Silaturahmi online dengan keluarga
Ilustrasi Imlek atau Tahun Baru China/ Foto: Getty Images/goc
4. Silaturahmi keluarga lewat online
Enggak cuma Lebaran, saat Imlek, masyarakat China juga mudik untuk mengunjungi sanak saudara. Tujuan tradisi imlek ini untuk mempererat tali persaudaraan. Karena itu, saat Imlek banyak masyarakat China yang berbondong-bondong pulang kampung untuk merayakan bersama keluarga.
Namun dengan situasi dan kondisi COVID-19 saat ini, kegiatan mudik ini bisa kita adaptasikan dengan teknologi ya, Bunda. Dengan telepon atau video call, tentunya ini juga bisa mengobati rindu tanpa membawa risiko berbahaya bagi keluarga yang kita sayangi.
Seperti diungkapkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas , pada prinsipnya pemerintah memaklumi Tahun Baru Imlek bagi Umat Konghuchu bukan sekadar perayaan pergantian tahun. Akan tetapi, lebih dari itu, Tahun Baru Imlek juga merupakan Hari Raya Keagamaan yang semestinya harus diperingati sebagai ungkapan rasa syukur.
"Kita tentu sering menyaksikan bagaimana setiap perayaan Imlek selalu ada kegembiraan. Ada barongsai, ada bagi-bagi angpao. Namun karena sekarang situasinya berbeda, Indonesia dan dunia sedang mengalami pandemi COVID-19, saya kira umat Konghuchu juga harus lebih mawas diri bahwa perayaan Imlek itu dapat dirayakan dengan perayaan yang sederhana," ucapnya.
Yaqut mengungkapkan selain membagi-bagikan angpau dan menyajikan atraksi barongsai secara besar-besaran, perayaan Tahun Baru Imlek juga biasanya disertai dengan kegiatan silaturahmi. Namun untuk saling menjaga dari penularan COVID-19, silaturahmi dapat dilakukan dengan cara virtual tanpa mengurangi makna dari perayaan Hari Besar Keagamaan tersebut.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
60 Ucapan Imlek 2024 Bahasa Mandarin, Inggris, Indonesia yang Menyentuh Hati
Mom's Life
Viral Mitos 2024 Tahun Janda, Sebut Nasib Buruk Bagi yang Akan Menikah
Mom's Life
45 Kata Ucapan Imlek 2024 dalam Bahasa Mandarin & Artinya, Penuh Doa Baik
Mom's Life
6 Pantangan yang Harus Dihindari saat Imlek, Salah Satunya Memotong Rambut
Mom's Life
7 Makanan Khas Imlek yang Bawa Keberuntungan di 2020
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Bunda Seleb Tanah Air Rayakan Tahun Baru Imlek 2024 Bersama Keluarga
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
