sign up SIGN UP search


moms-life

Kasus COVID-19 Melonjak, Ini Panduan Terbaru Memakai Masker yang Benar

Mutiara Putri Senin, 21 Jun 2021 20:21 WIB
MASKER DENGAN VENTILATOR TIDAK DISARANKAN
Close up of a beautiful woman with double medical masks in the outdoors. Mid adult standing in front of her house and waiting for friend or taxi. caption

2. Lapis dengan masker kain

Dokter Ivander menyarankan untuk mengenakan masker bedah 3 lapis yang kemudian ditutup dengan masker kain, Bunda. Pastikan juga bagian hidung, mulut, dan dagu tertutup, ya.

"Gunakan masker 2 lapis, yaitu masker bedah 3 lapis dan ditutup dengan masker kain. Pastikan hidung, mulut, hingga dagu tertutup," tulis dr. Ivander.

Penggunaan masker dua lapis harus dengan masker bedah dan kain, Bunda. Karena itu, penggunaan masker bedah dua lapis, masker kain dua lapis, bahkan masker N95 dua lapis tidak disarankan.


3. Simpul dan selipkan

Langkah selanjutnya yang harus diperhatikan saat memakai masker adalah mengikat kedua pengait telinga dengan tepi masker, Bunda. Setelah diikat, jangan lupa selipkan di lipatan samping masker untuk meminimalkan celah.

Masker dua lapis memang memberikan proteksi yang tinggi yakni sebesar 85.4 persen, Bunda. Namun, mengikat masker juga memiliki proteksi yang tinggi, lho. Yakni sekitar 77 persen.

4. Face shield tak disarankan

Young woman working with face shield in the office during COVID-19 pandemicIlustrasi Penggunaan Face Sheild/ Foto: Getty Images/taseffski

Bunda yang malas menggunakan masker biasanya memilih penggunaan face sheild sebagai bentuk proteksi diri, ya? Sayangnya ini adalah hal yang salah dan harus dihindari, Bunda.

Evaluasi tentang keefektifan face shield masih berjalan. Karena itu, keefektifannya yang tidak diketahui membuat banyak ahli yang tidak merekomendasikan penggunaan face shield.

5. Masker dengan ventilator tidak disarankan

Saat memakai masker, biasanya Bunda akan merasakan sesak karena terhalangnya proses bernapas. Karena ingin tetap mematuhi protokol, Bunda mungkin akan menggunakan masker yang memiliki ventilasi.

Sama seperti face shield, masker dengan ventilasi juga tidak disarankan, Bunda. Hal ini karena partikel virus bisa dengan mudah meloloskan diri dan ikut terhirup oleh Bunda.

(mua/mua)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!