HaiBunda

MOM'S LIFE

Apa Jenis Pupuk yang Bagus untuk Tanaman Hias Aglaonema? Cek di Sini

Bella Barliana   |   HaiBunda

Sabtu, 11 Sep 2021 04:00 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/Ratana21

Bunda, ada banyak cara untuk mempercantik ruangan di rumah, termasuk menambahkan beberapa tanaman hias. Salah satu tanaman hias yang banyak digemari adalah Aglaonema. Selain memiliki penampilan yang menarik, tanaman hias ini juga termasuk salah satu tanaman yang paling mudah dirawat, Bun.

Tanaman hias Aglaonema dapat tetap tumbuh di kondisi yang lembab ataupun kering, bahkan di ruangan dengan kondisi cahaya yang rendah. Tanaman ini cocok untuk diletakkan di ruang tamu, ruang belajar, atau pun kamar tidur Bunda.

Sama seperti tanaman pada umumnya, tanaman hias Aglaonema membutuhkan pupuk agar dapat tumbuh dengan sempurna. Namun, Aglaonema tidak membutuhkan banyak asupan pupuk. Dikutip dari geartrench, Bunda hanya perlu memberi pupuk pada tanaman ini setiap enam hingga delapan minggu sekali.


Lalu, pupuk seperti apa ya yang cocok untuk tanaman hias Aglaonema? Dilansir dari planterina, berikut ini adalah jenis pupuk yang dapat Bunda gunakan untuk merawat Aglaonema kesayangan Bunda.

Pupuk yang bagus untuk aglaonema

1. Pupuk cair

Pupuk cair diformulasikan untuk melengkapi kebutuhan tanaman. Pupuk cair akan berfungsi sebagai sistem pengiriman untuk memberikan nutrisi pada tanaman Bunda, baik melalui daunnya, atau melalui tanah dan sistem akar tanaman.

Pemupukan ini tentu tidak boleh dilakukan terlalu sering ya, Bunda. Kabarnya, jika terlalu banyak memberikan pupuk pada tanaman hias ini, maka akan membuat akar tanaman menjadi terbakar.

2. Emulsi ikan atau ekstrak rumput laut

Dilansir dari SFGATE, pupuk organik yang satu ini menyediakan nutrisi penting bagi tanaman, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Ekstrak rumput laut adalah sumber mineral alami yang sangat baik bagi tanaman ini. Sedangkan, emulsi ikan merupakan pupuk organik yang terdiri dari campuran bagian ikan yang telah dihaluskan.

Formula yang cair dari rumput laut dan emulsi ikan dapat Bunda semprotkan langsung ke dedaunan tanaman, sedangkan bentuk tepung dari produk ini biasanya diencerkan atau dikerjakan langsung ke dalam tanah.

3. Pupuk lepas lambat

Selain dua jenis pupuk sebelumnya, Bunda dapat mencoba pupuk lepas lambat (slow-release fertilizers). Dikutip dari Compo Expert, pupuk ini dapat memberikan pasokan nutrisi tanaman yang stabil selama periode waktu yang panjang.

Pupuk lepas lambat ini dapat menyediakan kandungan nitrogen berkelanjutan hingga empat bulan, bahkan dalam kondisi cuaca yang tidak menentu. Selain itu, pupuk ini juga mengandung toksisitas garam yang rendah dan dapat mengurangi risiko akar tanaman yang terbakar.

Itulah ketiga jenis pupuk yang bagus untuk aglaonema. Mungkin Bunda bisa sesuaikan lagi dengan kondisi lingkungan, jenis tanaman, maupun kebutuhan dari tanaman hias itu sendiri, ya untuk memilih salah satunya. Semoga informasinya bermanfaat!

Cek di sini Bunda, cara membuat pupuk kompos mudah dalam empat langkah:



(fia/fia)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Cara Mengambil Keputusan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Instagram Bersih-Bersih, Kylie Jenner Kehilangan 14 Juta Followers

Mom's Life Angella Delvie & Muhammad Prima Fadhillah

Dokter Sebut 13 Ciri Mengkhawatirkan Bayi Beberapa Jam Setelah Dilahirkan

Parenting Indah Ramadhani

15 Resep Sate Lezat dan Empuk, Cocok Dinikmati bersama Keluarga

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian Berdasarkan Model Rambut, Orang Tulus Biasanya Punya Gaya ini

Mom's Life Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Cara Mengambil Keputusan

Instagram Bersih-Bersih, Kylie Jenner Kehilangan 14 Juta Followers

Keamanan Mainan Berbasis AI untuk Anak Usia Dini, Pakar Soroti Masalah Emosi

15 Resep Sate Lezat dan Empuk, Cocok Dinikmati bersama Keluarga

Dokter Sebut 13 Ciri Mengkhawatirkan Bayi Beberapa Jam Setelah Dilahirkan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK