sign up SIGN UP search


moms-life

Kisah Bule Spanyol Mualaf, dari Tak Kenal Agama hingga Ucap Syahadat di Depan Aa Gym

Asri Ediyati   |   Haibunda Selasa, 19 Oct 2021 17:00 WIB
UCAP SYAHADAT DI DEPAN AA GYM
Clara dan Bayu caption

Di kesempatan yang sama, pria asal Bandung itu sebelumnya menceritakan bagaimana perjalanan Clara, sampai akhirnya Clara sendiri yakin bahwa Islam adalah agama pilihannya.

"Jadi awalnya adalah karena saya niat untuk menjadi orang yang baik bagi pasangan yang baik juga ke depannya. Saya sempat bilang sama Clara, saya tidak akan menikah sama Clara kalau saya tidak melihat pasangan saya beragama yang sama, sama saya gitu," ucap Bayu dilansir dari akun Youtube Cerita Untungs.

Bayu menegaskan, ia sama sekali tidak memaksa. Bahkan melarang dengan tegas Clara yang mau mualaf karena dirinya, bukan karena Allah.


"Bukan saya memaksa, karena dulu sempat mau jadi Muslim waktu itu, tapi saya tahan, jangan menjadi seorang Muslim karena Bayu. Karena ketika saya tidak bisa bertanggung jawab untuk mengajari kamu tentang Muslim, nanti kamu akan kecewa sama Bayu," kata Bayu.

Sampai akhirnya, kali kedua Clara tanya lagi, ia benar ingin menjadi seorang Muslim. "Pengen convert, tapi ada satu syarat. 'Saya (Clara) pengen (mengucap syahadat) sama Aa Gym'. Akhirnya saya antar ke Bandung, rezekinya bisa ketemu sama Aa Gym," kenang Bayu.

"Kenapa saya ingin Clara menjadi Muslim? Bukan saya pribadi, Clara jadi Muslim, enggak. Tapi saya pengin punya pasangan yang seiman sama saya, biar ketika saya punya visi ke depan sesuai mindset saya seorang Muslim, saya bisa menjalin itu dengan nyaman. Tanpa memaksa," kata Bayu lagi.

"Dahulu Atheis, tidak punya informasi tentang agama-agama. Jadi jalan yang sangat apa ya.. belajar dari nol," kata Clara menimpali.

Bayu kemudian mengungkap bagaimana pola pikir Clara yang merupakan Atheis berubah hanya karena berbalas kartu pos dengan dirinya.

"Jadi yang membuat Clara memiliki pola pikir sebagai orang Atheis ini sedikit berubah karena ini. Ada satu momen, ketika Clara mengirim saya kartu pos. Dari Spanyol ke rumah saya. (Clara menulis), 'Oh saya tidak percaya Tuhan," tutur Bayu.

"(Saya balas), Clara saya boleh kasih example enggak? Misal gini, kamu mengirimkan kartu pos ke Bayu. Kenapa bisa sampai? Karena ada alamatnya, ada alamat yang dituju yang tersurat di situ. Begitu pun ketika kamu berdoa sama seseorang, ketika kamu salat, kamu akan menujukan doa itu kepada siapa, kepada Yang Maha Esa. Yang saya percaya adalah Allah, ditujukan lah ke sana."

Sejak itu lah pola pikir Clara berubah, Bunda. Bule Spanyol satu ini juga beruntung keluarganya begitu menerima dan memberikan kebebasan padanya. Walau awalnya sang kakak begitu protektif padanya. Baca kelanjutannya di halaman berikut.

REAKSI KELUARGA SAAT BULE SPANYOL MUALAF
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!