sign up SIGN UP search


moms-life

Pindah ke Kanada, Sacha Stevenson Keluhkan Hal Ini & Ungkap RI Lebih Maju

Annisa Afani   |   Haibunda Rabu, 27 Oct 2021 09:22 WIB
HARGA MOBILE DATA HINGGA KONTRAKAN MAHAL
Sacha Stevenson dan suami, Angga Prasetya caption

3. Mobile data mahal

Sacha bilang, orang-orang yang pakai WhatsApp akan dianggap sebagai orang kaya, lho. Ini karena harga paket data internet handphone sangat mahal.

Dengan kondisi tersebut, maka provider yang ada menyediakan layanan telepon dan SMS sepuasnya. Soal internet, orang-orang setempat tampaknya lebih memilih pakai Wi-Fi.

"Pakai paket data handphone (mobile data) itu, telepon (bisa) sepuasnya, SMS sepuasnya. Tapi data (internetnya) cuma dikasih seperak (sedikit sekali)."


"Two Gigabyte (2GB) for $80 (kurang lebih Rp800 ribu). Itu makanya mereka enggak pakai WhatsApp, karena mereka dapat unlimited SMS," sambungnya.

Sacha sendiri akui bahwa dirinya kini memakai aplikasi gratisan. Itu pun baru dapat ia gunakan selama berada di rumah dan terkoneksi dengan wifi milik ibundanya.

"Jadi aku pakai aplikasi gratis, terus pakai Wi-Fi ibu. Tapi kalau mau telepon saya, lagi enggak di rumah, enggak bisa."

"I mean like, 'What your Canadian number?' (Maksudku, (kalau ada yang tanya) 'Apa nomor Kanada mu?), 'I can't afford one' (Saya tidak mampu membelinya)," tutur Sacha memberi contoh saat ada yang meminta nomor handphone lokal miliknya.

4. Sewa kontrakan mahal dan ribet

Hal lain yang turut menyulitkan Sacha dan sang suami yakni saat mencari tempat tinggal, Bunda. Keduanya ungkap bahwa menjadi hunian di sana amat mahal, tak mudah, dan ribet, lho.

"Cari kontrakan like apartemen itu ribet, susah carinya, dan mahal dua kali lipat dari rumah bagus kami yang lama di Bali."

"Itu dahulu rumah bagus, enak ada kolam berenang. Di sini duit segitu itu tidak cukup. Butuh duit lebih dan itu pun kita dapat tempat yang kecil juga mereka banyak sekali mintanya," sambungnya.

Sama seperti keluhan sebelumnya, untuk menemui pemilik rumah atau agensi yang memilikinya, Sacha dan suami juga harus lakukan janji temu. Tak seperti di Indonesia yang tinggal telepon nomor yang tertera di halaman rumah, langsung bertemu di tempat untuk cek kondisi

"Sama, itu juga harus janji. Enggak bisa naik lewat telepon ke 'for rent' minta ketemuan di depan rumahnya. Enggak bisa."

"Pas ditelepon juga harus isi form, nanti kalau dia cocok sama kita baru dihubungi lagi," ujarnya.

Selanjutnya simak di halaman berikut ya, Bunda.

RUMAH SAKIT TUTUP
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!