MOM'S LIFE
Bahaya COVID-19 pada Penderita Obesitas, Bisa Menyerang Jaringan Lemak Bun
Annisa A | HaiBunda
Selasa, 14 Dec 2021 12:40 WIBVirus Corona tak hanya merusak saluran pernapasan ketika masuk ke tubuh. COVID-19 juga bisa menjadi ancaman untuk mereka yang mengidap obesitas. Kok bisa ya, Bunda?
Ternyata, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan fakta terkait kemampuan COVID-19 untuk menyerang tubuh. Virus Corona terbukti juga dapat menginfeksi sel-sel lemak dan sel kekebalan tertentu dalam lemak tubuh, Bunda.
Sel-sel lemak yang menjadi target dari virus Corona dapat terinfeksi dan menyebabkan kerusakan lebih parah pada tubuh. Temuan ini didapatkan saat ilmuwan mencoba menjelaskan mengapa orang-orang obesitas memiliki risiko lebih tinggi.
Pengidap obesitas punya risiko lebih tinggi untuk mengalami gejala parah dan kematian akibat COVID-19. Hal ini terjadi karena virus Corona mampu menginfeksi sel-sel lemak secara langsung.
Philipp Scherer, PhD, seorang ilmuwan yang mempelajari sel-sel lemak di UT Southwestern Medical Center, Dallas, Amerika Serikat menjelaskan, risiko dapat menjadi lebih besar karena jaringan lemak sangat berdekatan dengan organ tubuh lainnya.
"Masalahnya saat ini, apa yang terjadi di sel lemak tidak hanya tinggal di lemak tetapi berefek pada jaringan di sekitarnya," kata Scherer dikutip dari The New York Times.
Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Stanford turut melakukan pengujian jaringan lemak pada pasien operasi bariatrik, tindakan medis khusus yang bertujuan mengatasi obesitas. Mereka ingin memahami apakah jaringan lemak dapat terinfeksi COVID-19.
Ada tiga jenis sel lemak yang diteliti dalam studi tersebut, yaitu sel adiposa (sel lemak),pra-adiposa (sel yang menjadi lemak), dan sel kekebalan (makrofag atau jaringan adiposa).
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sel adiposit dapat terinfeksi oleh virus Corona. Namun, infeksi yang ditunjukkan tidak sampai meradang. Kemudian makrofag juga dilaporkan bisa terinfeksi dan memiliki respons inflamasi utama.
Sementara itu, pra-adifosit tidak bisa terinfeksi, namun dapat menambah masalah respons inflamasi. Virus Corona yang menghindari pertahanan sistem kekbalan tubuh manusia diduga berkumpul di jaringan lemak dan bereplikasi di sana, Bunda.
"Jika Anda benar-benar gemuk, maka lemak merupakan organ tunggal terbesar di tubuh Anda," ujar David Kass, MD, seorang profesor kardiologi di Johns Hopkins Medicine.
"Virus Corona dapat menginfeksi jaringan itu dan benar-benar tinggal di sel-sel itu (sel lemak), entah menyakitinya atau membunuhnya. Itu (sel lemak) merupakan tempat untuk memperkuat diri (virus Corona) dan menjadi semacam reservoir," paparnya.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bunda, saksikan juga penjelasan IDI mengenai vaksin COVID-19 pada anak penderita diabetes:
(anm/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Benarkan COVID-19 RI Meningkat Lagi, Menkes Rilis Jumlah Kasusnya
Kasus COVID-19 di RI Juga Ikut Melonjak seperti Singapura, Ini Penyebabnya Bun
Kasus COVID-19 di Jakarta Naik Lagi, Varian Arcturus Penyebabnya?
Rahasia Orang Kebal Virus COVID-19 Sejak Awal Pandemi, Ini Kata Peneliti
TERPOPULER
6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara
4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog
5 Kebiasaan yang Tidak Disadari Bisa Merusak Ingatan, Bisa Memicu Demensia
Cantiknya Elif Anak Siti KDI Blasteran Turki, Tampil Slay saat Main Padel
10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi
10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar
6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara
11 Penyebab Perut Sakit saat Hamil, Tanda Bahaya & Cara Mengatasinya
5 Kebiasaan yang Tidak Disadari Bisa Merusak Ingatan, Bisa Memicu Demensia
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
10 Contoh Teks MC Pernikahan Bahasa Jawa yang Sopan dan Mudah Dipahami
-
Beautynesia
Ramalan Zodiak Minggu ini: Hubungan, Karier, dan Keuangan di 30 Maret - 5 April 2026
-
Female Daily
Meal Prep Is The New Self-Care: Rahasia Cewek Produktif Anti Ribet Setiap Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Skincare Lokal yang Aman untuk Ibu Hamil, Bebas Bahan Berbahaya
-
Mommies Daily
Coba 7 Menu Sehat Setelah Lebaran untuk Detoks dari Opor dan Rendang