HaiBunda

MOM'S LIFE

Bukan Sedih, Ini 7 Penyebab Bunda Menangis ketika Berhubungan Seks

Kinan   |   HaiBunda

Jumat, 24 Dec 2021 21:45 WIB
Foto: iStock

Bagi banyak orang, seks adalah tindakan yang sangat emosional. Maka dari itu, wajar jika saat berhubungan seks, Bunda mungkin mengalami banyak luapan emosi, dari rasa senang atau malah justru menangis. 

Hal pertama yang harus Bunda pahami yakni kondisi tersebut termasuk wajar dalam banyak kasus. Meskipun bisa terasa cukup memalukan, namun biasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. 

"Seks bukan hanya soal fisik, maka respons terhadap seks pun bisa terjadi secara emosional," kata terapis seks dan relationship, Kristine Seitz, LSW, seperti dikutip dari Well and Good.


Jadi meskipun Bunda mungkin merasa bahagia, reaksi tubuh mungkin menyentuh emosi dan pikiran, atau sebaliknya. Demikian disampaikan oleh terapis seks lainnya, Sari Cooper, LCSW.

“Ketika orang menangis saat berhubungan seks, itu bisa berarti banyak sekali emosi yang dilepaskan pada saat yang bersamaan,” imbuh Cooper.

Emosi bisa datang dari cinta, kecemasan, kerentanan, kegembiraan, atau apa pun yang kebetulan Bunda rasakan pada saat tertentu. Kondisi ini pun kemudian tanpa sadar menghasilkan air mata. 

Penyebab menangis saat berhubungan seks

Lantas apa saja hal-hal yang dapat menyebabkan seseorang menangis saat berhubungan seks? Berikut ulasannya:

1. Merasakan nyeri

Seks seharusnya tidak pernah menyakitkan. Jika kesakitan saat berhubungan seks, ini bisa menyebabkan Bunda menangis. Untuk menghindarinya, segera beri tahu suami tentang rasa sakit yang dirasakan.

Nyeri saat berhubungan seks, juga dikenal sebagai dispareunia, dapat disebabkan oleh infeksi, cedera, atau karena kurangnya pelumasan.

Wanita dengan kondisi yang disebut vaginismus juga sering merasakan sakit saat berhubungan seks. Vaginismus adalah kondisi yang membuat wanita sulit melakukan hubungan seks penetrasi. Biasanya perlu diobati dengan kombinasi obat dan terapi. 

2. Sedih atau depresi

Jika Bunda sedang berjuang dengan perasaan sedih atau depresi, emosi ini kemungkinan tidak hilang selama berhubungan seks. Maka dari itu, wajar jika Bunda tiba-tiba menangis saat terlibat dalam aktivitas seks.

Depresi sendiri merupakan kondisi psikis yang perlu diobati dengan pengobatan, terapi, atau kombinasi keduanya.

Seks di musim hujan bermanfaat bagi kesehatan, cek infonya di video berikut:



(fia/fia)
FAKTOR LAIN YANG MEMPENGARUHI

FAKTOR LAIN YANG MEMPENGARUHI

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Waktu Aman Hubungan Intim dan Mandi Wajib Selama Puasa Ramadhan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK