MOM'S LIFE
4 Resep Brownies Kukus Lembut dan Anti Gagal, Dijamin Enak Bun
Annisa Afani | HaiBunda
Kamis, 27 Jan 2022 16:19 WIBBolu dan brownies kukus menjadi populer namanya setelah kerap dijadikan sebagai oleh-oleh khas Kota Bandung. Resep dan cara membuat brownies kukus ini juga terbilang mudah, Bunda tak memerlukan oven. Untuk tampilan dan rasanya juga tidak terlalu berbeda.
Dalam buku 25 Resep Kue Paling Diminati Brownies Kukus oleh Dapur Alma, brownies ini lebih lembap ketimbang cake. Teksturnya juga ada yang agak lengket serta ada juga yang teksturnya antara kue bolu dan kukis.
Bunda juga bisa memvariasikan brownies kukus sesuai dengan selera. Bisa memakai cokelat masak yang pekat, setengah pekat, atau putih.
Tekstur brownies pun juga bisa disesuaikan sesuai selera mulai dari tekstur berat hingga agak lengket. Yang terpenting saat membuat brownies, alasi selalu loyang dengan kertas roti yang sudah diolesi minyak atau margarin/mentega agar brownies mudah dilepaskan dari loyang.
Saat membuat brownies kukus ini juga ada tipsnya supaya berhasil membuatnya, Bunda. Apa saja?
Pertama, bungkus tutup dandang pengukus dengan kain supaya air tidak menetes ke kue. Apabila Bunda mau permukaan yang kasar, tidak usah ditutup dengan kain
Kedua, untuk memastikan kue sudah matang, tusuk dengan lidi. Jika permukaan lidi licin berarti brownies kukus sudah matang. Jika masih ada adonan menempel, tanda belum matang.
Ketiga, bahan cokelat yang biasa digunakan untuk membuat brownies kukus adalah dark cooking chocolate, milk cooking chocolate, dan white cooking chocolate. Nah, sekarang Bunda bisa memulai membuat brownies kukus dengan berbagai variasi seperti di bawah ini:
1. Resep brownies kukus original
Bahan I:
- 10 butir telur
- 400 gram gula pasir
- ½ sdt garam
- 1 sdt cake emulsifier
- 1/2 sdt vanili bubuk
Bahan II (campur dan ayak):
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- 100 gram cokelat bubuk
- 1 sdt baking powder
Bahan III (cairkan):
- 300 ml minyak sayur
- 200 gram dark cooking chocolate
Bahan IV:
- 125 ml susu kental manis putih
Cara membuat:
- Campur bahan I menjadi satu, kocok hingga mengembang dan kental.
- Masukkan bahan II sedikit demi sedikit hingga rata. Tuang bahan III, aduk perlahan dengan spatula hingga tercampur rata. Ambil 175 gram adonan, campur dengan bahan IV, sisihkan.
- Tuangkan 1/2 bagian sisa adonan tadi ke dalam loyang ukuran 23 x 23 x7 cm yang telah diolesi dengan sedikit minyak dan dialasi dengan kertas roti selama 10 menit.
- Tuang kembali adonan yang telah dicampur dengan bahan IV, kukus dan terakhir masukkan sisa adonan. Kukus kembali selama 30 menit hingga matang.
- Angkat dan dinginkan.
2. Resep polkadot keju brownies kukus
Bahan I:
- 10 butir telur
- 400 gram gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 1 sdt cake emulsifier
- 1/2 sdt esktrak vanili
Bahan II (campur dan ayak):
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- 100 gram cokelat bubuk
- 1 sdt baking powder
Bahan III (cairkan):
- 300 ml minyak sayur
- 200 gram dark cooking chocolate
Adonan keju:
- 150 gram cream cheese
- 1 butir telur
- 1/2 sdt ekstrak vanili
- 75 gram white cooking chocolate, cairkan
- 25 gram tepung terigu
Cara membuat:
- Untuk membuat adonannya, kocok cream cheese hingga lembut. Tambahkan telur, cokelat putih, dan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga rata.
- Masukkan ke kantung spuit, semprotkan ke dalam lapisan adonan cokelat brownies.
- Campur bahan I menjadi satu dan kocok hingga mengembang dan kental.
- Masukkan bahan II sedikit demi sedikit hingga rata. Kocok dengan kecepatan sedang.
- Tuang bahan III, aduk perlahan dengan spatula hingga tercampur rata. Bagi dua adonan.
- Tuang satu bagian ke dalam loyang ukuran 24 x 24 cm. Spuit adonan keju ke dalamnya secara tidak beraturan.
- Kukus selama 20 menit hingga matang.
- Tuang satu bagian adonan di atas lapisan brownies yang sedang dikukus, beri adonan keju lagi. Kukus lagi hingga matang.
Resep brownies kukus lainnya, klik baca halaman berikutnya Bunda.
Bunda, simak juga resep brownies zucchini dalam video berikut, ya.
RESEP BROWNIES KUKUS LAINNYA YANG TAK KALAH ENAK
Halaman Selanjutnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Resep Brownies Kukus, Ada yang Cocok untuk Diet Bunda
4 Resep Brownies Kukus Enak dan Bikin Nagih, Simak Cara Membuat agar Lembut
Cara Membuat Brownies Kukus Lembut dan Enak, Coba Bikin 4 Resep Ini Bun
3 Resep Brownies Kukus Simpel yang Mudah Dibuat di Rumah
TERPOPULER
Kisah Ratu Wilhelmina dan Penolakannya terhadap Kemerdekaan Indonesia
Terpopuler: Transformasi Tissa Biani Turun Hampir 10 Kg
15 Cara Mengecilkan Paha dengan Cepat dan Efektif
Bahaya Tersembunyi Menempatkan Cermin di Kamar Tidur Menurut Feng Shui
Momen Anak Artis Jago Main Ice Skating hingga Ikut Kompetisi, Ada Putri Fitri Tropica
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Posting Proses Persalinan di Sosial Media, Sharing Sesama Bunda atau Malah Bikin Takut?
7 Drama Korea Choo Young Woo Terbaik Rating Tertinggi, Romantis hingga soal Kedokteran
15 Cara Mengecilkan Paha dengan Cepat dan Efektif
Kisah Ratu Wilhelmina dan Penolakannya terhadap Kemerdekaan Indonesia
Terpopuler: Transformasi Tissa Biani Turun Hampir 10 Kg
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Insanul Nge-chat Terus, Wardatina Mawa Tetap Ingin Cerai
-
Beautynesia
Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Toner, Face Mist, dan Setting Spray
-
Female Daily
6 Cheongsam dari Brand Lokal untuk Rayakan Imlek Tahun Ini
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
James Van Der Beek Meninggal, Ini Kenangan Manis Bersama Istri dan 6 Anak
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog