sign up SIGN UP search


moms-life

Cara Diet Mediterania dan Manfaatnya Selain Menurunkan Berat Badan

Arina Yulistara   |   Haibunda Kamis, 04 Aug 2022 06:56 WIB
diet Mediterania Diet mediterania/Foto: iStock

Diet Mediterania merupakan salah satu cara menurunkan berat badan yang populer di dunia. Jenis diet Mediterania tidak hanya dipercaya bisa menurunkan berat badan tapi juga menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Sebuah penelitian bahkan menyebutkan bahwa orang yang menjalani diet Mediterania cenderung berumur lebih panjang. 

Apa itu diet mediterania?

Mengutip Healthline, diet Mediterania memang didasarkan pada makanan tradisional yang biasa dikonsumsi orang di negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania, termasuk Prancis, Spanyol, Yunani, dan Italia.


Cara diet Mediterania pun mengacu pada pola makan penduduk kawasan tersebut. Pola makan yang dimaksud mengutamakan makanan berbahan dari tumbuhan alami.

Orang Mediterania lebih memilih mengonsumsi makanan dari tumbuhan yang kaya akan karbohidrat kompleks, vitamin, mineral, dan antioksidan. 

Para peneliti mencatat bahwa orang-orang ini sangat sehat dan memiliki risiko rendah terhadap banyak sejumlah penyakit kronis, Bunda.

Meskipun tidak ada aturan ketat untuk diet ini, namun Bunda dianjurkan makan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, biji-bijian, dan lemak sehat untuk jantung. Sementara makanan olahan, tambahan gula, dan biji-bijian olahan harus dibatasi.

Sejumlah penelitian kini menunjukkan bahwa diet Mediterania dapat meningkatkan penurunan berat badan dan membantu mencegah serangan jantung, stroke, diabetes tipe 2, hingga kematian.

Cara diet Mediterania

Untuk menjalani diet Mediterania, Bunda dianjurkan mengonsumsi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, kentang, rempah-rempah, ikan, makanan laut, dan extra virgin olive oil. Di samping itu, ambil protein sehat dari daging unggas, telur, keju, dan yogurt.

Untuk pilihan makanan lain tapi tidak dianjurkan makan terlalu sering bisa mengonsumsi daging merah, minuman manis, gula tambahan, daging olahan, biji-bijian olahan, minyak olahan, dan makanan olahan lainnya.

Diet Mediterania mengutamakan makanan nabati yang sehat dan relatif rendah dalam produk hewani dan daging. Namun ikan dan makanan laut dianjurkan dikonsumsi setidaknya dua kali seminggu.

Diet Mediterania juga melibatkan aktivitas fisik secara teratur dan harus meminimalkan tingkat stres.

Sementara untuk minuman, kopi dan teh merupakan pilihan minuman sehat pada diet Mediterania. Berhati-hatilah untuk menambahkan banyak gula atau krim tambahan.

Bunda sebaiknya membatasi minuman yang mengandung gula, seperti soda atau teh manis. Jus buah diperbolehkan, namun perlu diingat opsi buah utuh akan lebih baik untuk mendapatkan manfaat serat. 

Tips diet mediterania untuk pemula

Untuk memulai diet mediterania, Bunda bisa coba dengan memasak satu kali saja menu diet mediterania dalam satu minggu. Contoh menu diet mediterania yakni yang berbasis kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran, lalu diolah dengan bumbu rempah.

Setelah terbiasa, Bunda bisa tambahkan frekuensinya hingga semakin sering. Jika ingin mengonsumsi daging, makan lah dalam jumlah kecil. Sebagai hidangan utama, sebaiknya tidak lebih dari 3 ons daging ayam atau daging tanpa lemak.

Disarankan mengonsumsi potongan kecil ayam atau irisan daging tanpa lemak untuk digabungkan dengan sayuran. Jika bosan makan buah segar Bunda diperbolehkan untuk berkreasi dengan campuran buah.

Misal; campurkan pir ke dalam jus delima dengan sedikit madu. Bisa juga dengan memanggang nanas atau buah lainnya dan tambahan madu. Konsumsi makanan yang membuat Bunda merasa senang saat memakannya, ya.

Joan Salge Blake selaku profesor asosiasi klinis di Universitas Boston memberikan tips buat Bunda jika ingin mengikuti diet Mediterania.

1. Pilihan variasi sayuran

Ketika berbicara tentang kualitas diet Mediterania secara keseluruhan, semakin banyak buah dan sayuran di piring Bunda, semakin baik. Pilih sayuran dan buah beraneka ragam namun sesuai budget Bunda.

2. Beli pada musimnya

Hasil bumi rasanya jauh lebih enak saat sedang musimnya. Tidak hanya itu, harganya tentu juga jauh lebih murah. Bunda bisa membeli buah-buahan sesuai musimnya agar tidak memaksakan diri.

3. Masak mangan terlalu matang

Cara Bunda memasak sayuran dapat memengaruhi nilai gizinya. Saat menjalani diet Mediterania, coba olah makanan jangan terlalu matang.

"Biasanya, waktu memasak yang lebih sedikit membuat hilangnya nutrisi paling sedikit," kata Salge Blake.

4. Cari alternatif yang terjangkau

Olive oil dianggap sebagai makanan pokok kawasan Mediterania, namun mengingat harganya cukup mahal, Bunda bisa coba alternatif minyak lain yang memiliki kandungan gizi seperti olive oil namun dengan harga lebih terjangkau.

"Bisa coba minyak nabati lainnya, seperti minyak kedelai, sehat dan terjangkau. Jadi tidak perlu hanya mengonsumsi olive oil," ujar Salge Blake lagi.

Jika menjalani diet mediterania, manfaat apa sih yang didapat? Cari tahu jawabannya di halaman selanjutnya yuk, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Diet mediterania merupakan diet sehat yang membuat Bunda terhindar dari penyakit jantung. Simak penjelasannya di video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



MANFAAT DIET MEDITERANIA
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!