sign up SIGN UP search


moms-life

5 Negara dengan Tingkat Kelahiran Paling Rendah, Salah Satunya Korea Selatan

Mutiara Putri   |   Haibunda Selasa, 02 Aug 2022 11:10 WIB
Crowds of people walking through the colourfully illuminated neon night streets of Sinchon, Seoul, South Korea. Ilustrasi Negara Tingkat Kelahiran Paling Rendah/Foto: iStock
Jakarta -

Tingkat kelahiran suatu negara menjadi salah satu faktor yang menentukan kesejahteraan masyarakatnya, Bunda. Tingkat kelahiran merupakan jumlah kelahiran hidup per 1.000 orang dalam suatu populasi selama periode waktu tertentu atau satu tahun.

Lebih lanjut, tingkat kelahiran juga kerap dikaitkan dengan tingkat kesuburan. Hal ini akan melacak jumlah rata-rata anak yang dilahirkan oleh wanita di suatu negara.

Tingkat kelahiran di suatu negara sangat bervariasi, Bunda. Tingkat kelahiran secara global rata-rata adalah 18,5 kelahiran per 1.000 orang pada tahun 2019, dan lebih rendah di tahun 2007 dan 2012.


Baik tingkat kelahiran dan tingkat kesuburan sangat membantu dalam menganalisis suatu negara. Hal ini bisa menentukan apakah populasi suatu negara akan tumbuh atau berkurang secara keseluruhan.

Di dunia, ada beberapa negara yang dinobatkan sebagai negara dengan angka kelahiran paling tinggi, Bunda. Di antaranya adalah Niger dengan jumlah 47,28, Angola dengan jumlah 42,22, dan Mali dengan angka 41,60.

Jika ada negara dengan angka kelahiran paling tinggi, tentunya ada pula negara dengan angka kelahiran paling rendah nih, Bunda. Negara-negara ini bahkan termasuk ke dalam negara maju, lho.

Negara dengan tingkat kelahiran paling rendah

Melansir dari laman World Population View, setidaknya ada 5 negara dengan tingkat kelahiran paling rendah di dunia nih, Bunda. Kalau penasaran, berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya.

1. Monako

Monaco Monte Carlo sea view with yachtsMonako/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Garsya

Negara Monako menduduki posisi pertama dalam negara dengan tingkat kelahiran paling rendah, Bunda. Dalam setahun, angka kelahiran Monako hanya sekitar 6,63 per 1.000 orang.

Monako sendiri memiliki luas wilayah sekitar 2,02 km persegi. Populasinya sendiri pada tahun 2016 mencapai 37.550. Hal ini membuat Monako menjadi negara kedua paling kecil di dunia namun dengan penduduk yang padat.

2. Korea Selatan

Beautiful sky and Traffic speeds through an intersection at night in Gangnam, Seoul in South Korea.Traffic.Fish eye view.Korea Selatan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Chaiwat Phuengpheng

Negara maju seperti Korea Selatan ternyata menjadi negara nomor dua dengan tingkat kelahiran paling rendah, Bunda. Mirip dengan Monaco, angka kelahiran Korea Selatan hanya mencapai 6,89 per 1.000 orang.

Meski Korea Selatan memiliki angka kelahiran yang rendah, kepadatan Korea Selatan termasuk yang tertinggi, lho. Korea Selatan memiliki tingkat kepadatan hingga 487,7 jiwa per km persegi. Angka ini sepuluh kali lebih banyak daripada rata-rata dunia.

Klik baca halaman berikutnya yuk, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Jangan lupa saksikan juga video cara kunjungi lokasi drakor favorit low budget berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



NEGARA TINGKAT KELAHIRAN PALING RENDAH
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!