Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Diet Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan, Bisa Hilang Berapa Kilogram?

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Sabtu, 10 Sep 2022 06:30 WIB

Nasi padang dan nasi putih
Diet nasi putih/Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

Diet nasi putih merupakan salah satu cara menurunkan berat badan yang pernah populer. Sekilas, jenis diet ini terlihat mudah dilakukan ya, Bunda. Tapi bagaimana sih sebenarnya metode diet ini?

Apa itu diet nasi putih? Bagaimana cara kerjanya? Mungkin Bunda pernah mempertanyakan hal ini ketika mengetahui tentang tren diet nasi. 

Diet nasi dipercaya bisa membantu menurunkan berat badan secara sehat. Tidak hanya itu, diet nasi putih juga bisa menjaga kesehatan secara keseluruhan, terutama untuk membantu meningkatkan kesehatan ginjal.

Seorang ilmuwan di Duke University, Durham, North Carolina menciptakan diet nasi pada 1940-an. Mari kita bahas mengenai diet nasi putih yang mungkin bisa menjadi pilihan saat ingin menurunkan berat badan Bunda.

Diet nasi adalah diet tinggi karbohidrat, rendah lemak, dan rendah protein untuk menurunkan berat badan. Diet ini menampilkan defisit kalori, pengurangan natrium, dan dapat membantu beberapa orang menurunkan berat badan serta mencapai kesehatan yang lebih baik.

Mengutip dari Medical News Today, diet nasi awalnya diciptakan oleh ilmuwan Dr. Walter Kempner pada 1940-an untuk mengobati hipertensi ganas dan gagal ginjal.

Teori Kempner bahwa mengubah pola makan dan gaya hidup seseorang bisa mengurangi pekerjaan yang perlu dilakukan ginjal dan dapat menyelamatkan nyawa.

Dua pakar lain, Kitty dan Robert Rosati, ikut mempopulerkan diet nasi pada 2006 dengan buku yang diberi judul The Rice Diet Solution.

Sebuah artikel 2014 di Hypertension pun meninjau kembali diet nasi menunjukkan bahwa Kempner merevolusi pengobatan hipertensi, obesitas, dan sejumlah gangguan lainnya.

Cara diet nasi putih

Rencananya diet nasi putih cukup ketat. Makanan yang dikonsumsi termasuk buah-buahan dan sayuran segar, biji-bijian, kacang rendah garam, dan protein tanpa lemak lainnya.

Setiap hari, Bunda harus mendapatkan porsi pati, susu tanpa lemak, buah-buahan, dan sayuran. Diet juga memiliki tiga fase, pertama hanya memungkinkan 800 kalori per hari. Kemudian kalori secara bertahap naik menjadi 1.000 dan 1.200 per hari.

Saat diet, tentu ada jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan ada pula yang dihindari. Dalam diet nasi putih, apa saja ya makanan tersebut? Cari tahu jawabannya di halaman berikutnya, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.


MAKANAN YANG HARUS DIKONSUMSI DAN DIHINDARI SAAT DIET NASI PUTIH

Diet nasi putih/Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

Untuk jenis nasi, Bunda bisa pilih nasi putih atau nasi merah sesuai selera Bunda. Jika Bunda suka nasi putih, lakukanlah. Kalau menyukai beras merah maka bisa memilihnya. 

Beras merah dianggap lebih sehat karena mengandung lebih banyak serat makanan. Jika memilih nasi putih, Bunda bisa mengimbanginya dengan menambahkan sayuran ekstra.

Seberapa efektif diet nasi putih untuk turun berat badan?

Dilansir dari Style Craze, alasan diet ini efektif karena fokus pada makanan tinggi karbohidrat kompleks, membatasi produk susu, dan mengonsumsi makanan rendah sodium. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga mengurangi rasa lapar.

Sementara asupan natrium yang rendah dapat mencegah tubuh menyimpan kelebihan berat air dan mengurangi tekanan pada ginjal. Namun penelitian lebih lanjut diperlukan dalam hal ini.

Diet rendah kalori (800 kalori per hari) diperbolehkan pada awalnya yang kemudian ditingkatkan hingga 1200 kalori per hari sehingga dianggap tetap sehat. Singkatnya, diet nasi dapat membantu seseorang untuk menurunkan berat badan dengan menggunakan defisit kalori, pengurangan lemak dan makanan olahan, serta perubahan gaya hidup.

Diet ini mungkin juga memiliki manfaat kesehatan bagi sebagian orang dengan mengurangi natrium dan lemak jenuh yang merupakan alasan di balik keberhasilan diet nasi putih.

Banner Vitamin Ibu Hamil

Makanan yang harus dikonsumsi:

Buah-buahan segar
Sayuran
Kacang rendah garam
Biji-bijian utuh
Protein tanpa lemak
Susu tanpa lemak

Makanan yang sebaiknya dihindari:

Soda
Jus buah dalam kemasan
Permen
Susu cokelat
Makanan beku
Makanan yang digoreng
Makanan siap saji
Tepung olahan, gula halus, dan makanan berlemak trans

Bunda juga harus menghindari semua junk food dan mengadopsi pilihan makan serta gaya hidup yang lebih baik, ya. Selamat mencoba, Bunda.

 


(fia/fia)
Loading...

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda