sign up SIGN UP search


moms-life

8 Kebiasaan Buruk Saat Menstruasi, Sebaiknya Hindari ya Bun

Tim HaiBunda   |   Haibunda Senin, 31 Oct 2022 18:58 WIB
Young woman holding menstruation calendar serious face thinking about question, very confused idea caption
Jakarta -

Menstruasi sering kali menjadi masa yang problematik. Selain munculnya kram dan nyeri, sebagian perempuan juga mengalami masalah psikologis, risiko infeksi, dan penurunan kondisi tubuh.

Apakah Bunda juga demikian?

Parahnya, hal tersebut kadang muncul, dan menjadi semakin parah, karena kebiasaan buruk yang dilakukan perempuan. Duh, apa saja ya?


Kebiasaan buruk saat menstruasi yang perlu dihindari

Dilansir dari berbagai sumber, jika Bunda ingin menstruasi lancar dan tanpa masalah, cobalah menghindari hal-hal berikut.

1. Konsumsi kafein

A woman pouring cold-brew coffee into a re-usable mug in the kitchen.IIlustrasi minum kopi saat menstruasi/ Foto: iStock

Minum kopi atau asupan berkafein memang paling nikmat dilakukan sebelum memulai aktivitas. Namun, walau diklaim mampu memaksimalkan kinerja otak, konsumsi kafein ternyata bisa meningkatkan risiko nyeri haid hingga 30 persen.

Fakta ini terungkap lewat survei yang dilakukan Mental Daily, di mana 78 persen responden mengalami keluhan setelah minum kafein dalam kondisi sedang haid. Kemungkinan hal ini terjadi karena senyawa kafein dapat mempercepat dehidrasi sehingga tubuh cepat lelah, letih, dan rentan merasakan sakit.

Baca Juga : Menstruasi

2. Terlalu sering duduk

an asian chinese mid adult woman working in dining room typing using her laptopIlustrasi terlalu lama duduk saat menstruasi/ Foto: Getty Images/chee gin tan

Dengan kondisi tubuh yang lemas dan kurang bertenaga, olahraga mungkin akan jadi hal terakhir yang akan Bunda lakukan. Namun ahli kandungan Sherry Ross, MD, OB/GYN, dilansir dari Bustle, mengungkapkan bahwa olahraga ringan akan membantu meredakan kram, menghilangkan kelebihan cairan dalam tubuh, serta melepaskan hormon endorfin yang akan membuat Bunda lebih bertenaga.

3. Menggunakan painkiller

Beberapa perempuan mengalami nyeri haid parah karena berbagai alasan. Untuk meringankan rasa sakit dan membantu tetap beraktivitas, kebanyakan orang akan mengonsumsi painkiller (obat pereda nyeri). Padahal, menurut laporan dari Glamour, konsumsi obat ini akan meningkatkan risiko pendarahan. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter jika akan menggunakan jenis medikasi ini.

4. Jarang ganti pembalut

Pembalut dan tampon memang menjadi inovasi yang membuat masa menstruasi lebih nyaman. Meski demikian, menurut Sarah Yamaguchi, OB/GYN, sebagaimana dilansir dari Bustle, tidak mengganti pembalut atau tampon dalam waktu lebih dari 8 jam bisa sangat berbahaya untuk vagina. Bakteri akan berkembang dan menyebabkan berbagai penyakit dan infeksi yang berdampak fatal, termasuk salah satunya kanker rahim.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!