MOM'S LIFE
Kenapa Perut Bagian Bawah Sakit? Ini 9 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Arina Yulistara | HaiBunda
Kamis, 25 May 2023 21:55 WIBSedang sakit perut, Bunda? Kenapa perut bagian bawah sakit? Yuk cari tahu penyebab dan cara mengatasinya.
Perut Bunda merupakan ‘rumah’ dari banyak organ tubuh, seperti perut itu sendiri, hati, kantong empedu, pankreas, usus, yang merupakan sistem pencernaan. Sakit perut itu sendiri bisa terasa ringan, parah, tajam, terbakar, kram, konstan, atau terputus-putus.
Sakit perut bisa hanya di satu tempat atau secara keseluruhan. Salah satunya ketika perut bagian bawah sakit.
Kenapa perut bagian bawah sakit? Ketika hal ini, ada beberapa hal yang mungkin mendasarinya.
Apa Bunda sedang atau pernah merasakan nyeri perut bagian bawah pusar? Mari kita cari tahu penyebab dan cara mengatasinya.
Penyebab umum perut bagian bawah sakit
Mengutip Cleveland Clinic, sebagian besar penyebab perut bagian bawah sakit bersifat sementara dan tidak serius. Mungkin ada hubungannya dengan pencernaan, menstruasi, atau infeksi sementara.
1. Masalah pencernaan
Masalah pencernaan bisa menyebabkan perut bagian bawah sakit. Adanya gangguan pencernaan, keracunan makanan, peradangan, sembelit, atau diare.
2. Infeksi
Infeksi bisa terjadi pada organ yang menyebabkan peradangan sementara. Infeksi yang dimaksud bisa berupa flu perut dan infeksi saluran kemih (ISK).
3. Menstruasi
Penyebab perut bagian bawah sakit juga bisa karena sedang premenstrual syndrome (PMS), kram menstruasi, atau nyeri ovulasi. Bunda yang masih usia produktif umum mengalami hal ini.
Penyebab perut bagian bawah sakit yang berbahaya
Perut bagian bawah memiliki sebagian besar usus kecil dan usus besar. Sakit perut bagian bawah kemungkinan besar terkait dengan penyakit gastrointestinal. Bisa juga terkait dengan ureter, ovarium, atau rahim.
Dalam kasus yang serius, beberapa penyebab sakit perut bagian bawah bisa karena beberapa hal berikut:
1. Hamil ektopik
Pada kehamilan ektopik, sel telur yang telah dibuahi mulai tumbuh di luar rahim. Kehamilan normal yang sehat hanya bisa terjadi di dalam rahim.
Kehamilan ektopik dapat berbahaya bagi kesehatan Bunda. Kondisi ini dapat menyebabkan perut ibu hamil kram sebelah kanan yang parah.
Umumnya terjadi pada awal kehamilan bahkan mungkin sebelum menyadari bahwa Bunda sedang hamil.
2. Endometriosis
Endometriosis adalah kelainan kronis di mana jaringan rahim tumbuh di luar rahim sehingga dapat menyebabkan nyeri panggul kapan saja. Umumnya perut bagian bawah sakit bisa sangat parah selama siklus menstruasi dan menjelang ovulasi.
Beberapa Bunda dengan endometriosis mengalami rasa sakit yang sangat buruk sebelum dan selama ovulasi sehingga mereka tak bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu, bagi mereka yang mencoba untuk hamil, endometriosis dapat membuat hubungan seks terasa tak nyaman atau menyakitkan menjelang ovulasi.
3. Kanker usus kecil
Kanker usus kecil terjadi ketika sel-sel ganas (kanker) terbentuk di usus kecil Bunda. Usus kecil adalah bagian dari sistem pencernaan tubuh yang mencakup organ-organ seperti hati, pankreas, dan kantong empedu, serta saluran gastrointestinal (GI).
Usus kecil merupakan jalur organ yang mencakup kerongkongan, lambung, usus kecil, dan usus besar. Usus kecil menghubungkan perut ke usus besar.
Ketika perut bagian bawah sakit yang parah bisa menjadi tanda kanker usus kecil.
4. Usus buntu
Penyebab lain yang berbahaya saat merasakan perut bagian bawah sakit adalah usus buntu. Apakah nyerinya berada di sebelah kanan bawah, Bunda?
Nyeri yang khusus di perut kanan bawah mungkin berhubungan dengan usus buntu. Bisa jadi peradangan (radang usus buntu) atau lebih jarang, kanker usus buntu.
5. Batu ginjal
Penyebab sakit perut bagian bawah bisa karena batu ginjal. Batu ginjal merupakan massa yang mengeras terletak di saluran kemih.
Penyakit ini tidak hanya menyerang pria tapi juga bisa wanita. Untuk itu, Bunda dianjurkan mengonsumsi makanan sehat dan perbanyak minum air putih agar terhindar dari batu ginjal.
6. Pelvic inflammatory disease (PID)
PID dapat memengaruhi saluran tuba, ovarium, leher rahim, dan rahim. Ini dapat menyebabkan rasa sakit di perut bagian bawah, seks yang menyakitkan, serta nyeri saat buang air kecil.
PID merupakan infeksi serius yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri awal pada vagina. Kemudian bakteri tersebut berpindah ke organ reproduksi.
Cara mengatasi perut bagian bawah sakit
1. Minum obat dan pergi ke dokter
Bunda dapat mengobati nyeri yang lebih ringan di rumah dengan obat analgesik yang dijual bebas. Jika perut bagian bawah sakit parah, segera pergi ke rumah sakit dengan rasa sakit yang parah. Dokter mungkin memberi Bunda obat melalui infus.
Paramedis juga akan mencari cara untuk mengisolasi dan mengobati penyebab yang mendasari rasa sakit Bunda. Penyebab umum dari nyeri perut bagian bawah tidak serius.
2. Beristirahat
Bunda dapat mengobati kram atau nyeri menstruasi di rumah dengan istirahat. Tidak lupa perbanyak mengonsumsi air putih agar tubuh selalu terhidrasi.
3. Minum teh dan kaldu ayam
Cobalah mengistirahatkan sistem pencernaan Bunda jika itu mengganggu. Konsumsilah kaldu dari sop ayam dan teh selama sehari. Teh herbal seperti peppermint dan jahe dapat membantu menenangkan sistem pencernaan Bunda.
4. Ubah pola makan
Dalam jangka panjang, Bunda mungkin bisa menyesuaikan diet sehat. Ubah pola makan dan gaya hidup agar perut bagian bawah tidak sering sakit.
Itulah beberapa penyebab perut bagian bawah sakit dan cara mengatasinya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak juga yuk video tentang 7 penyebab sakit di bawah perut di atas kemaluan:
Simak video di bawah ini, Bun:
Bukan Baby Bump, Perut Perempuan Ini Membesar karena Kista
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
12 Tanda Daya Tahan Tubuh Menurun, Waspadai Bisa Terkena Penyakit Berbahaya
10 Obat Sakit Perut Melilit Alami dan Mudah Didapat, Coba Air Kelapa Bun
Sakit Perut Melilit? Kenali 6 Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Bahan Alami
8 Penyebab Perut Sakit Setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Warna Ungu, Terbuka dan Suka Hal Misterius
Momen Membanggakan Seraphina Anak Yasmine Wildblood Ikut Kejuaraan Gymnastik di China
10 Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil, Kenali Juga yang Berbahaya
7 Kalimat Sopan saat Menanggapi Perbedaan Pendapat dengan Orang Lain
Benarkah Menikah di Bulan Maulid Bisa Bawa Sial? Ini Penjelasannya
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Warna Ungu, Terbuka dan Suka Hal Misterius
10 Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil, Kenali Juga yang Berbahaya
Momen Membanggakan Seraphina Anak Yasmine Wildblood Ikut Kejuaraan Gymnastik di China
Benarkah Menikah di Bulan Maulid Bisa Bawa Sial? Ini Penjelasannya
7 Kalimat Sopan saat Menanggapi Perbedaan Pendapat dengan Orang Lain
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kamar Kos atau Meja Kerja Belum Kerasa 17-an? Ini Dekorasi Instannya
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Anjing, Dua Perempuan, atau Wajah yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya...
-
Female Daily
Ketiak Hitam Padahal Jarang Cukur? Ini 7 Penyebab yang Sering Nggak Disadari!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Video: Intip Gaya Nindy hingga Titi DJ di Fashion Show Ivan Gunawan
-
Mommies Daily
5 Acara 17-23 Agustus 2026: HUT RI, Konser iKON, hingga LaLaLa Fest