MOM'S LIFE
Jarang Pakai Sunscreen Meningkatkan Risiko Kanker Kulit? Ini Penjelasannya Bun
Amira Salsabila | HaiBunda
Rabu, 02 Aug 2023 07:30 WIBTabir surya atau sunscreen adalah bagian penting dalam strategi perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV). Akan tetapi, masih banyak orang yang melewatkan perawatan satu ini, Bunda.
Sunscreen memainkan peran penting dalam menghalangi radiasi sinar UV agar tiak diserap oleh kulit. Seperti yang diketahui bahwa radiasi sinar UV dapat merusak kulit dan menyebabkan kulit terbakar.
Akan tetapi, efek samping dari paparan sinar UV bukan hanya itu saja. Kanker kulit menjadi salah satu risiko terburuk dari paparan sinar UV secara langsung. Bunda yang tidak menggunakan perlindungan kulit seperti sunscreen tentu memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi.
“Jarang pakai sunscreen, ya benar sekali (memicu kanker kulit). Oleh karena itu, biasanya dianjurkan apabila beraktivitas di luar rumah, perlu melindungi kulit dengan menggunakan sunscreen,” ujar Dr. M. Yadi Permana, SpB(K) Onk, Sekjen Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia/PERABOI, dalam Media Briefing: Kanker Kulit di Indonesia, Selasa (1/8/2023).
Ia pun menegaskan bahwa meski kanker kulit ini jarang ditemukan atau memiliki tingkat presentase yang lebih rendah dibandingkan kanker mematikan lainnya seperti kanker payudara, Bunda tetap perlu waspada dan mencegahnya.
“Kanker kulit melanoma menyebabkan kematian, walaupun angka kesembuhan kanker kulit ini cukup tinggi dibandingkan jenis kanker lainnya,” sambungnya.
Penyebab kanker kulit yang paling umum
Kanker kulit adalah penyakit yang melibatkan pertumbuhan sel abnormal di jaringan kulit Bunda. Biasanya, saat sel-sel kulit menua dan mati, sel-sel baru terbentuk untuk menggantikannya. Ketika proses ini tidak berjalan sebagaimana mestinya, sel tumbuh lebih cepat.
Sel-sel ini mungkin tidak bersifat kanker (jinak), yang tidak menyebar atau menyebabkan kerusakan, atau mereka mungkin kanker.
Adapun beberapa penyebab kanker kulit yang mungkin bisa Bunda hindari untuk mengurangi tingkat risikonya:
1. Paparan sinar matahari
“(Kanker kulit) paling banyak ditemukan dari paparan sinar UV,” tutur Yadi.
Paparan sinar UV merupakan faktor utama yang secara signifikan untuk berbagai jenis kanker kulit. Sinar UV merusak sel-sel kulit Bunda. Ketika kerusakan menyebabkan pertumbuhan sel yang berlebih, kanker kulit pun berkembang.
2. Produk kosmetik yang mengandung merkuri
“Kemudian, produk kosmetik yang mengandung merkuri juga bisa memicu kanker kulit. Meski itu ada efek untuk pemutihnya, faktor terjadinya kanker juga lebih besar,” jelasnya.
Merkuri adalah salah satu dari bahan berbahaya yang banyak digunakan dalam produk pencerah kulit dan anti penuaan. Paparan dari kandungan merkuri memiliki risiko kesehatan yang serius seperti kanker kulit.
3. Tahi lalat
Tahi lalat tidak selalu menunjukkan kanker kulit. Akan tetapi, mereka lebih cenderung berkembang menjadi melanoma ketika Bunda memiliki banyak tahi lalat di kulit.
3 Cara mencegah risiko kanker kulit
Dalam kebanyakan kasus, kanker kulit bisa dicegah. Ada beberapa cara terbaik dan sederhana yang bisa Bunda lakukan untuk melindungi kulit dari penyakit mematikan tersebut.
1. Rutin menggunakan sunscreen
Gunakan sunscreen spektrum luas dengan faktor perlindungan kulit atau SPF 30 atau yang lebih tinggi. Bunda juga perlu menerapkan ulang sunscreen selama 2 sampai 3 jam setiap harinya.
“Jadi, secara umum yang paling penting itu adalah kita lihat SPF-nya minimal 30, tetapi bila beraktivitas di luar rumah cukup lama, kita anjurkan untuk memakai SPF yang 50. Semakin besar angka perlindungannya, semakin baik,” saran Yadi.
2. Menggunakan perlindungan tambahan
Selain menggunakan sunscreen, Bunda juga bisa memberikan perlindungan tambahan dengan menggunakan topi atau mungkin pakaian tangan panjang.
“Tentunya harus menggunakan perlindungan lain, seperti helm, jaket, kaca mata hitam. Harap pakai perlindungan, tangan panjang, paling tidak menggunakan topi untuk melindungi wajah dari sinar UV,” ujarnya.
3. Pastikan mendapatkan nutrisi yang cukup
Nutrisi atau vitamin yang cukup juga dapat membantu mempertahankan kesehatan kulit Bunda. Maka dari itu, mulailah perhatikan pola makan dengan makan makanan bergizi yang mengandung vitamin C dan E, yang baik untuk kesehatan kulit.
“Terutama untuk peremajaan kulit, vitamin C dan E cukup penting dikonsumsi, sayuran hijau juga, atau nutrisi dalam bentuk kapsul juga bisa dikonsumsi setiap hari,” tuturnya.
Nah, itulah beberapa hal yang perlu Bunda ketahui terkait risiko jarang menggunakan sunscreen yang bisa meningkatkan kanker kulit. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Saksikan juga video kebiasaan yang perlu dihindari agar wajah tidak bopeng yang ada di bawah ini, ya, Bunda.
(asa/asa)Simak video di bawah ini, Bun:
Hindari 7 Kebiasaan Ini untuk Jaga Tekstur Kulit Agar Tidak Bopeng
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Kesalahan Pakai Sunscreen yang Perlu Bunda Tahu
5 Bahaya di Balik Suntik Putih, Cara Cantik Instan yang Menyesatkan
7 Bahan Skincare yang Harus Dihindari Bunda Pemilik Kulit Sensitif
Ngeri! Remaja Kena Kanker Kulit Stadium 2 Gara-gara Pakai Skincare Palsu
TERPOPULER
5 Potret Rumah Impian Ummi Quary, Jadi Kado Buat Diri Sendiri di Usia 24 Tahun
Disomasi, Dirut RS Hasan Sadikin Sebut Petugas Bayi Hampir Tertukar Terdistraksi
Psikolog Sebut 4 Jenis Mainan yang Sebaiknya Tidak Lagi Diberikan pada Anak
22 Nama Princess Disney Lengkap dan Artinya untuk Inspirasi Nama Anak
Cesarean Awareness Month Diperingari Setiap April, Ketahui Sejarah Operasi Caesar
REKOMENDASI PRODUK
3 Kertas Gambar Ibu Kartini untuk Lomba Mewarnai Anak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kebaya untuk Hari Kartini, Elegan dan Stylish
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet & Hemat Listrik di Bawah Rp2 Jutaan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Stainless Steel yang Bagus dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Susu Ibu Hamil yang Bagus dan Rasanya Enak
Tim HaiBundaTERBARU DARI HAIBUNDA
Wabah Campak Tewaskan Ratusan Anak di Negara Ini
Apa Itu Nutri Level, Kebijakan Pemerintah Cegah Konsumsi Gula dan Garam Berlebih
Disomasi, Dirut RS Hasan Sadikin Sebut Petugas Bayi Hampir Tertukar Terdistraksi
5 Potret Rumah Impian Ummi Quary, Jadi Kado Buat Diri Sendiri di Usia 24 Tahun
Cesarean Awareness Month Diperingari Setiap April, Ketahui Sejarah Operasi Caesar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Sonny Septian & Fairuz A Rafiq Geram Saat Nama King Faaz Dicatut Hoaks Perceraian
-
Beautynesia
6 Ciri Kepribadian Orang yang Langsung Ganti Pakaian Nyaman Usai Seharian Beraktivitas
-
Female Daily
Kenangan Coffee Resmi Hadir di Taiwan dengan Gerai Pertamanya di Taipei!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Manis Senyum Anne Hathaway dan Kilau Perhiasan Mewah di Premier Mother Mary
-
Mommies Daily
15 Restoran Korea di Jabodetabek yang Enak dan Wajib Dicoba